Pabrik Tripleks di Jawilan Terbakar, Karyawan Berhamburan

DOK. BPBD KABUPATEN SERANG

JAWILAN – Gudang PT Panca Pundi Uniwood yang memproduksi tripleks berlokasi di Jalan Raya Rangkas Bitung, Km 4,5 Desa Kareo, Kecamatan Jawilan, ludes terbakar. Peristiwa itu bermula saat salah satu karyawan sedang melakukan produksi, tiba-tiba terjadi korsleting listrik pada mesin. Api langsung menyambar kayu hingga membesar.

Peristiwa itu terjadi sekira pukul 23.40 WIB, pada Selasa (14/8). Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu. Karyawan yang sedang bekerja sontak kaget dan langsung menyelamatkan diri ke luar pabrik. Sementara sebagian karyawan membantu memadamkan api sebelum tim kebakaran Kabupaten Serang tiba di lokasi.

Pedagang yang berada di depan PT Panca Pundi Uniwood, Babe, mengatakan, dirinya saat itu sedang berjualan di depan perusahaan tersebut, tiba-tiba ada api dari dalam pabrik. Lalu karyawan yang sedang bekerja langsung berhamburan keluar. “Semua karyawan akhirnya pada pulang, setelah pemadam kebakaran dan kepolisian tiba di lokasi,” ujarnya.

Kata dia, karyawan pada pagi hari yang hendak bekerja pun pulang kembali karena lokasi pekerjaan mereka sudah hangus terbakar. “Dagangan saya pun saat ini sepi. Biasanya rame disini (depan PT Panca-red), saya kan berjualan disini 24 jam,” ujarnya.

Sementara, salah satu sekuriti PT Panca Pundi Uniwood, Richardo mengatakan, peristiwa itu sekira pukul 23.30 WIB. Saat itu dirinya sedang berada di rumah namun langsung ditelepon oleh perusahaan untuk dapat membantu memadamkan api. “Saya juga ditelepon oleh kantor, sekarang aja belum istirahat saya,” ujarnya.

Ketika Radar Banten berusaha untuk menemui manajemen perusahaan. Richardo mengaku, manajemen perusahaan sedang sibuk dan tidak bisa ditemui. “Saya takut disalahkan sama personalia, kan udah selesai semalam kesini semua, dari damkar, polisi juga, kesini semalam. Untuk wawancara dan pengambilan foto sudah tidak bisa sekarang. Para petinggi juga sekarang sedang sibuk ngurusin kejadian semalam. Jadi enggak bisa buat ketemu dengan personalia,” ujarnya.

Salah satu staf Desa Kareo, Pikih mengatakan, saat peristiwa itu terjadi dirinya sedang berada di Kecamatan Jawilan. Peristiwa mulai kebakarannya itu sekira pukul 22.00 WIB. Saat itu karyawan sedang bekerja, kemudian tiba-tiba kabel yang ada di mesin produksi korslet kemudian langsung membakar kayu yang sedang diproduksi. “Itu semalam pak lurah yang langsung ke lokasi. Sekarang (kemarin-red) pak lurahnya enggak ada lagi ke kabupaten,” ujarnya.

Kepala Pelaksana Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Serang Nana Sukmana Kusuma mengatakan, pihaknya mendapatkan informasi dari warga bernama Abdul sekira pukul 23.40 WIB bahwa PT Panca Pundi Uniwood mengalami kebakaran. Mendapatkan informasi itu, pihaknya langsung melakukan koordinasi dengan Camat Jawilan tentang kebenarannya. “Ketika sudah koordinasi kami langsung menurunkan sebanyak dua unit mobil pemadam kebakaran,” katanya melalui pesan singkat WhatsApp.

Melihat api semakin membesar, dan kekurangan air. Lanjut Nana, sekira pukul 01.30 WIB pada Rabu (15/8), pihaknya kembali menurunkan dua unit mobil pemadam kebakaran. “Api berhasil dipadamkan sekira pukul 04.00 WIB. Kondisi pabrik dalam keadaan ludes terbakar,” tandasnya. (Adi/RBG)