Pacari Gadis di Bawah Umur, Briptu MAS Digarap Propam Polres Cilegon

Kapolres Cilegon AKBP Anwar Sunarjo
Kapolres Cilegon AKBP Anwar Sunarjo

CILEGON – Kapolres Cilegon AKBP Anwar Sunarjo belum banyak bicara terkait dengan kasus yang melibatkan Briptu MAS. Salah seorang anggotanya yang menjalin hubungan asmara dengan ES (16) anak di bawah umur, yang saat ini ramai diperbincangkan di sejumlah media sosial beberapa hari belakangan.

Kapolres menyebutkan, kasus yang diduga mencoreng nama institusi itu saat ini sudah dalam penyidikan Propam Polres Cilegon menyusul adanya laporan dari IR, orang tua korban, lantaran Briptu MAS telah dan masih beristri. “Iya benar, kasusnya sedang ditangani oleh Propam Polres Cilegon. Untuk jelasnya, bisa ke Propam saja,” tulis Kapolres dalam pesan singkatnya, Rabu (27/1/2016).

Baca Juga : Oknum Polisi Cilegon Beristri Pacari ABG Bikin Heboh Netizen

Sementara itu, Kasi Propam Polres Cilegon, Iptu Suparman membenarkan adanya laporan dari IR yang telah diterima pihaknya. Ia menuturkan, Briptu MAS dilaporkan atas dugaan telah melakukan pelanggaran kode etik. “Memang benar ada laporan masuk diterima kemarin, yang melaporkan adalah ibu korban, IR. Korban dengan inisial ES (16). Kepada terlapor Briptu MAS, hanya kita sidik tentang pelanggaran kode etik,” ujarnya.

Ia menambahkan, setelah melakukan pendalaman pihaknya masih harus melakukan pengumpulan alat bukti kuat lainnya dengan melakukan visum terhadap korban. Pasalnya, dalam pemeriksaan Propam, korban dan terlapor tidak mengakui dugaan adanya perbuatan hubungan intim, seperti yang dikhawatirkan oleh delis76, sebuah akun Kaskus yang mengaku sebagai orang tua korban dan menulis tentang keresahannya atas hubungan terlarang tersebut.

“Setelah dikroscek, keduanya saling tidak mengakui. Makanya nanti akan kita lakukan langkah dengan melakukan visum,” imbuhnya.

Suparman membenarkan bahwa status Briptu MAS telah menikah. Ia membeberkan, Anggota Dalmas Polres Cilegon itu sempat mengalami gangguan psikologi berat sejak awal membangun rumah tangganya, jauh hari sebelum mengenal korban ES. “Yang bersangkutan itu (Briptu MAS) pernah stress dua kali dan sudah diperiksa (kesehatan). Saya tidak bisa menerangkan karena itu istilah medis, tetapi Briptu ini pernah mengalami goncangan jiwa. Sekarang ini, Briptu dalam proses pengobatan,” tandasnya. (Devi Krisna)