Ilustrasi.

SERANG
– Mulai 11 Maret mendatang, tarif pajak kendaraan bermotor di Banten naik dari
1,5 persen menjadi 1,75 persen dari nilai jual kendaran.  Kenaikan juga terjadi pada bea balik nama
(BBN) yang semula 10 persen menjadi 12,5 persen.

Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Banten Opar Sohari
menjelaskan, Pemprov Banten telah merevisi Perda Nomor 1 Tahun 2011 tentang
Pajak Daerah yang menjadi dasar hukumnya. “Pada 11 Maret, akan
diberlakukan tarif baru untuk pajak kendaraan. Tarif yang baru tidak terlalu
besar, hanya ada sedikit lebih mahal dari sebelumnya,” kata Opar kepada Radar
Banten
, Senin (25/2).

Saat ini Bapenda Banten sedang melakukan sosialisasi penyesuaian tarif agar
masyarakat mengetahui. Apalagi, Provinsi DKI Jakarta dan Jawa Barat sudah lebih
dulu menaikkan pajak kendaraan bermotor.

Selain fokus sosialisasi penyesuaian tarif pajak kendaraan, Bapenda Banten juga
melakukan sosialisasi agar kesadaran masyarakat membayar pajak semakin tinggi.
Salah satunya melalui home visit. “Home visit ini efektif
karena minimal masyarakat diingatkan mengenai pajak,” katanya.

Saat ini, lanjut dia, ada sekitar 1,9 juta dari 5,48 juta kendaraan yang belum
mendaftar ulang. Kisaran nilai PKB mencapai Rp400 miliar-Rp500 miliar dari 1,9 juta yang belum mendaftar
ulang. Masih banyak pemilik kendaraan yang belum membayar pajak disebabkan
beberapa alasan seperti kendaraan ditarik leasing, belum memiliki dana,
dan mungkin ada yang malas.

Saat ini di Banten ada 5,48 juta kendaraan dengan mayoritas 78 persen kendaraan
roda dua. Penyebaran kendaraan ini paling banyak di Tangerang Raya.

Kepala Bidang Perencanaan Pengendalian dan Evaluasi Pendapatan Daerah Bapenda
Banten Tubagus Regiasa Fajar mengatakan, penyesuaian tarif pajak kendaraan
bermotor ini agar target pendapatan bisa mencapai lebih dari Rp1 triliun.

Ia juga mengimbau masyarakat yang berdomisili di Banten untuk membeli kendaraan
sesuai domisili agar pajak kendaraan bisa masuk ke kas daerah Banten.
“Pajak ini untuk membangun Provinsi Banten. Harus bangga dengan pelat
A,” katanya. (Susi K)