Pandeglang-Jabar Jalin Kerja Sama Optimalisasi Potensi Wisata

PANDEGLANG – Pemkab Pandeglang menjalin kerja sama dengan Pemprov Jawa Barat (Jabar) dalam upaya optimalisasi potensi wisata dan penataan ruang terbuka hijau. Kegiatan yang dilakukan itu bertujuan untuk meningkatkan perekonomian masyarakat dan menambah Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor pariwisata.

Keseriusan kerja sama kedua daerah itu dibuktikan dengan mulai dilakukannya survei ke sejumlah tempat seperti Alun-alun Berkah Pandeglang, dan beberapa tempat di wilayah selatan oleh tim ahli Pemprov Jabar Angga Latief Zaky Adhiwiguna, Rabu (16/10).

Sebelum melakukan pemeriksaan, tim ahli Pemprov Jabar terlebih dahulu bertemu dengan Bupati Irna Narulita di ruang Garuda Pendopo Kabupaten Pandeglang. Pertemuan ini dihadiri Asda Bidang Ekonomi Pembangunan (Ekbang) Indah Dinarsiani, Kepala Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DPKPP) Syarif Hidayat, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Andi Kusnardi, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Utuy Setiadi, dan Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Rahmat Zultika.

Dalam pertemuan tersebut, Bupati Irna Narulita mengatakan, Pemkab Pandeglang memiliki beberapa tempat wisata yang belum dikelola dengan optimal, sehingga minat masyarakat untuk berkunjung masih rendah.

“Kita punya Situ Cikedal. Walaupun dikelola provinsi, tetapi provinsi juga enggak bisa membenahi. Kami juga punya Cisolong yang pengembangannya kurang signifikan,” katanya, Rabu (16/10).

Irna mengatakan, pembahasan kerja sama antara Pemkab Pandeglang dengan Pemprov Jabar tersebut dalam rangka membangun dan menata lokasi wisata agar menjadi pusat perekonomian masyarakat. “Kita cari apa yang bisa kita angkat yang memiliki nilai jual untuk kita pasarkan baik di tingkat lokal, nasional, maupun internasional. Pentahapannya mungkin bisa kita lakukan di tahun 2020 atau tahun berikutnya. Untuk saat ini kita jual saja dulu potensi yang kita miliki,” katanya.

Ketua Tim Ahli Pemprov Jabar Angga Latief Zaky Adhiwiguna mengatakan, pihaknya akan terlebih dahulu melakukan pendataan dan pemeriksaan ke sejumlah tempat wisata, untuk mengetahui seberapa besar potensi yang ada di wilayah Pandeglang.

“Tolong dilihat potensinya apa saja, kemudian apa saja yang akan bisa kita bantu. Kelihatannya dari beberapa titik yang diobrolkan sudah bagus. Mungkin, dari segi kesulitan pembiayaan dan waktu juga akan kita lihat kawasan penataan Alun-alun Pandeglang, kemudian fasilitasnya apa saja,” katanya.

Selain wisata, kata dia, penataan RTH dan tempat ibadah juga menjadi salah satu kerja sama antara Pemkab Pandeglang dengan Pemprov Jabar. “Kemungkinan juga kita bisa buat Islamic Center untuk tahap selanjutnya. Selain bisa dijadikan sebagai tempat beribadah, juga bisa saja kita combain dengan museumnya Alquran atau manasik haji. Kemudian baru kita lebih ke pariwisata, ada Situ Cikedal, dan Cihunjuran,” katanya. (dib/zis)