Panen di Kebun Sayur RT 03 Sukajadi

SERANG – Penghijauan dengan tanaman jenis sayur telah dirasakan manfaatnya. Sayur di kebun mini di RT 03 RW 11, Lingkungan Sukajadi, Kelurahan Kagungan, Kecamatan Serang, telah bisa dipanen.

Setiap sore hari, ibu-ibu RT 03 berduyun-duyun datang ke kebun seluas 150 meter persegi. Mereka memetik panen berbagai tanaman sayur yang mereka tanam beberapa bulan lalu. Ada yang ambil cabai, tomat, pare, kacang panjang, kangkung, jagung, pakcoy, atau singkong. Sesuai kebutuhan mereka.

Ketua RT 03 Laila Partini mengatakan, untuk memenuhi kebutuhan masak, ibu-ibu di RT-nya tidak lagi membeli sayur di pasar. Sekarang, mereka tinggal datang ke kebun milik bersama itu dan memetiknya. “Kita punya kebun mini,” katanya kepada Radar Banten, Senin (15/6).

Ibu-ibu warga RT 03 tidak hanya memanen sayur. Ibu-ibu juga berinisiatif merawat tanaman yang mereka tanam. Di sela memanen, mereka menyiram tanaman dan membersihkan daun kering atau sampah di sekitar kebun mini tersebut. Kegiatan ini rutin dilakukan setiap hari.

“Kita rawat kebun ini supaya tetap hidup dan bagus. Supaya subur,” ujar Laila.

Laila menjelaskan, warganya juga berencana membuat taman bunga. Lokasinya di samping kebun sayur. Warga RT ini semangat membuat lingkungannya tidak hanya hijau, tetapi juga berwarna oleh bunga.

Tahapan pembangunan taman bunga itu, tengah pemerataan tanah. “Soalnya, masih ada gundukan tanah dan belum dipagar juga,” ungkap Laila.

Proses awal pembangunan taman bunga itu akan dikerjakan oleh bapak-bapak selama satu pekan ini. Ibu-ibu RT 03 juga kebagian tugas. Saat ini masih menyemai bibit bunga di halaman rumah warga. “Nanti, dari pot  (bibit bunga-red) kita pindahin ke kebun,” jelas Laila.

Ia menargetkan, penataan lingkungan RT 03 selesai bulan Juli. Sehingga, ketika penilaian tahap dua Lomba Resik Lan Aman (LRLA) Kota Serang 2020, lingkungan RT 03 masih fresh. Laila berharap, juri akan memberikan nilai bagus. Sebab, semua saran juri sudah dilengkapi termasuk pembentukan kelompok sadar hukum dan kelompok pemuda penggerak lingkungan. “Saya sih optimistis bisa juara,” tegasnya.

Lurah Kagungan H Sobirin mengaku bangga dengan semangat dan kekompakan warga di enam RT di wilayahnya yang ikut lomba. Meski di tengah ancaman Covid-19, warga masih peduli pada kebersihan dan keindahan lingkungan.

“Saya imbau warga menyediakan tempat cuci tangan,” pungkas Sobirin. (mg06/don)