Panin KCU Serang Tawarkan Bunga KPR 6,88 Persen

0
479
Branch Manager Bank Panin KCU Serang Muhammad Rony Rochim (kanan) bersama karyawan dengan latar belakang banner Bank Panin KCU Serang. Foto: Susi K/Radar Banten

SERANG – Untuk mendorong penjualan produk properti, Bank Panin menawarkan suku bunga kredit kepemilikan rumah (KPR) 6,88 persen selama tiga tahun. Bunga sebesar itu untuk meringankan masyarakat yang ingin membeli rumah secara kredit.

Branch Manager Bank Panin KCU Serang Muhammad Rony Rochim mengatakan, bunga KPR Bank Panin terjangkau bagi konsumen karena masih single digit, yakni 6,88 persen. Periode itu mulai 24 September 2019. “Bisa dimanfaatkan oleh konsumen yang ingin memiliki properti seperti pembelian rumah, ruko, vila, apartemen, dan lainnya,” katanya.

Menurutnya, KPR Panin menawarkan banyak keuntungan bagi masyarakat, antara lain proses persetujuan kredit hanya dalam tiga hari kerja sehingga calon debitur tidak perlu waktu lama untuk mengetahui pengajuannya disetujui atau tidak.

Ia mengungkapkan, KPR Panin disertai biaya murah karena asuransinya bersifat optional. Proses pembayaran yang mudah, cukup menyediakan dana di rekening, Bank Panin kemudian akan mendebet langsung. “Sertifikat kepemilikan dan dokumen lainnya tersimpan dengan aman sehingga ketika masa kredit selesai dapat langsung diserahkan,” katanya.

Ia menjelaskan, KPR Bank Panin di KCU Serang banyak disalurkan di daerah Kabupaten Tangerang dan Kabupaten Lebak sebagai lokasi baru penyangga ibukota, seperti perumahan CitraRaya dan Citra Maja Raya. “Di Serang dan Cilegon tidak sebanyak di Tangerang Raya,” jelasnya.

Di tengah perlambatan ekonomi, Bank Panin lebih selektif menyalurkan KPR. Itu berkaitan dengan kemampuan bayar debitur. “Sekarang lebih selektif lagi dalam menyetujui pembiayaan KPR,” katanya.

Ia menuturkan, salah satu keuntungan KPR Panin, yakni bisa diikutsertakan dalam program Panin Super Bonanza. Nasabah berpeluang mendapatkan Mercedez Benz plus uang tunai Rp388 juta dan Honda PCX.  “Jadi, yang dapat bukan hanya nasabah yang nabung, tetapi juga yang mengajukan KPR,” katanya. (skn/aas/ira)