Panitia Pembangunan Masjid Terapung Banten Kaji Bahaya Tsunami

SERANG – Panitia Pembangunan Masjid Terapung Banten (MTB) bakal mengkaji dampak tsunami Selat Sunda terhadap pembangunan MTB yang berlokasi di Desa Kamasan, Kecamatan Cinangka, Kabupaten Serang.

Wakil Ketua Pantia Pembangunan MTB Embay Mulya Syarief mengatakan, bencana tsunami yang menerjang Selat Sunda tidak berdampak pada bangunan MTB di Desa Kamasan. Meski demikian, panitia pembangunan akan tetap mengkaji potensi bencana ke depan.

“Kalau tsunami yang lalu bangunan MTB tidak ada yang rusak, daerah situ (Desa Kamasan-red) tidak ada yang kena, tapi tetap kita akan mengkaji untuk kemanan pembangunan ke depan,” katanya, Minggu (6/1).

Embay mengatakan, pembangunan MTB saat ini baru mencapai 20 persen. Pihaknya menghentikan sementara proses pembangunan karena tersendat anggaran. “Kita sudah ajukan ke pemerintah pusat, kita tidak minta uang tapi minta dibangunkan saja,” ujarnya.

Furkon, warga Kamasan, mengatakan, masyarakat sangat menantikan penyelesaian pembangunan MTB karena, dapat menghadirkan nuansa wisata religius. “Harapan kami dapat berpengaruh pada gairah religi di sekitar sini,” katanya. (Abdul Rozak)