Panwaslu Imbau Jangan Lakukan Kampanye di Luar Jadwal

Rudi Hartono

SERANG – Panwaslu Kota Serang mengimbau kepada tiga pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota Serang untuk melaporkan kegiatan kampanye. Bila tidak dilaporkan, dan terbukti melakukan kegiatan kampanye yang tidak terjadwal, maka kegiatan tersebut akan dihentikan.

Ketua Panwaslu Kota Serang Rudi Hartono mengatakan, kegiatan kampanye ini, harus diratakan untuk tiga Paslon. Yaitu, Vera Nurlaela Jaman – Nurhasan, Samsul Hidayat – Rohman dan Syafrudin – Subadri Usuludin.

“Sanksi hanya sebatas teguran. Bila terbukti melakukan kampanye di luar jadwal,” terangnya kepada Radar Banten Online, Selasa (6/3).

Adapun kampanye yang ditetapkan KPU Kota Serang, seperti debat publik, rapat umum terbuka dan iklan di media massa. Apabila terindikasi kampanye di luar jadwal yang ditetapkan KPU, maka kata Rudi, bisa dikenakan sanksi pidana.

“Kalau dia iklan (di luar jadwal-red), kami bisa kenakan itu (sanksi pidana-red),” terangnya.

“Timses ini harus membuat jadwal, dilaporkan ke KPU, tembusnya ke panwas dan diberitahukan ke polisi,” ungkapnya.

Komisioner KPU Kota Serang Moh Hopip mengatakan kampanye yang tidak dilaporkan baik ke KPU maupun Panwas termasuk sudah melakukan pelanggaran. “Jadi begini semua (kampanye-red) dikoordinasikan baik panwas. Karena surat itu bukan hanya dikirim ke kami, tapi ke panwas,” terangnya, Selasa (6/3).

Namun, ia menjelaskan kampanye dijadwalkan sendiri oleh tim sukses masing-masing, kemudian melaporkan kegiatan tersebut ke KPU dan Panwaslu.

“Kecuali rapat umum itu baru yang menjadwalkan KPU. Setiap jadwal harus dilaporkan. Kami minta jadwal ke tim kampanye, karena disana sumbernya,” pungkasnya. (Anton Sutompul/antonsutompul1504@gmail.com)