Parkir Sembarangan di Acara TTG, Panitia Gembosi Sejumlah Kendaraan

CILEGON – Gelaran pameran Teknologi Tepat Guna (TTG) yang berlangsung di lapangan ADB, Lingkungan Ramanuju, Kelurahan Ramanuju, Kecamatan Purwakarta, Kota Cilegon padat dikunjungi warga, Kamis (25/8/2016). Bahkan banyak kendaraan yang melakukan parkir bukan di tempat yang telah disediakan.

Akibatnya kendaraan tersebut menggangu akses keluar dan masuk warga menuju gelaran pameran TTG itu. Tak ambil pusing akhirnya para panitia melakukan gembos ban terhadap kendaraan yang parkir sembarangan. Ada lima kendaraan roda empat yang bannya digemboskan secara paksa. Pantauan di lapangan mobil-mobil yang dikempesi tersebut di antaranya bernomor polisi B 7487 FS, B 1622 NKM, B 1716 UZF, B 1227 KIO,

Koordinator Perparkiran pameran Tekonologi Tepat Guna, Andreanto mengaku penggembosan ban dilakukan oleh para panita dengan inisiatif mereka sendiri. “Kita sengaja melakukan gembos ban karena mobil-mobil tersebut mengganggu acara pembukaan pameran TTG, kita juga telah berkali-kali memberikan peringatan terhadap pemilik mobil tersebut agar segera dipindahkan ke lokasi area parkir yang telah disediakan,” katanya.

Lebih lanjut Andre mengatakan hingga saat ini pihaknya belum mengetahui siapa pemilik mobil-mobil yang sedang terparkir di area jalan menuju pintu masuk pameran tersebut.

“Dari semalem sampai sekarang kita tidak mengetahui mobil tersebut milik siapa, sepertinya milik peserta pameran TTG karena Plat nomor semuanya bukan dari Kota Cilegon, ya kita bersepakat melakukan gembos ban mobil-mobil tersebut, karena telah berkali-kali kita umumkan agar memindahkan mobil tersebut,” katanya.

Ditempat yang sama, seorang warga Tegal Wangi, Rozikin yang sedang mengunjungi pameran TTG mengaku mendukung apa yang telah dilakukan pihak panitia acara dengan telah menggemboskan kendaraan yang parkir sembarangan sehingga mengganggu akses pengunjung itu.

“Biarin engga apa. Biar yang punya mobil nyadar diri sudah mengganggu orang banyak. Kan sudah disediakan tempat parkir yang benar,” ungkapnya. (Riko)