Partai Berkarya Cilegon Lantik Pengurus DPC dan Ranting

Helldy Agustian (kiri) dan pengurus Partai Berkarya di Kota Cilegon.

CILEGON – DPD Partai Berkarya Kota Cilegon sudah melengkapi pengurus dan struktur partai hingga tingkat ranting. Pelantikan delapan DPC dan 43 ranting dilaksanakan Sabtu(11/3) di Bintang Laguna, Kecamatan Cibeber, Kota Cilegon.

“Melengkapi struktur partai sesuai amanat DPP dan DPW agar DPD memiliki DPC di tingkat kecamatan dan ranting di tingkat kelurahan. Di Kota Cilegon, pengurus Partai Berkarya sudah lengkap. Ada di delapan kecamatan dan 43 kelurahan,” kata Ketua DPD Partai Berkarya Kota Cilegon Helldy Agustian saat dihubungi setelah pelantikan dan rapimda.

Kata Helldy, acara pelantikan dihadiri Walikota Cilegon Tb Iman Ariyadi, ketua DPP dan DPW Partai Berkarya Provinsi Banten, KPU, dan perwakilan pengurus partai politik di Kota Cilegon, seperti Partai Golkar, PKS, Partai Gerindra, Partai Demokrat, dan PPP.

Sebagai partai yang baru didirikan dan perlu menadapatkan keabsahan dari pemerintah, menurut Helldy, struktur dan pengurus partai yang sudah lengkap ini menjadi modal untuk verifikasi faktual nanti. “Kami berharap Partai Berkarya lolos verifikasi faktual dan dinyatakan sah sebagai partai politik baru peserta Pemilu 2019,” ungkap Helldy, seraya memastikan bahwa pengurus di daerah lain di Indonesia juga melengkapi struktur dan pengurus partai hingga tingkat ranting.

Jika lolos dan menjadi peserta pemilu, lanjut Helldy, akan membuat strategi pemenangan. Di Kota Cilegon, Partai Berkarya dihuni oleh orang-orang yang sudah berpengalaman di kancah politik. Mereka memilik visi misi membesarkan partai dan basis pendukung.

“Saya secara pribadi punya keinginan, Partai Berkarya di Kota Cilegon berhasil memiliki delapan wakil di legislatif. Jadi di setiap kecamatan minimal ada satu orang yang terpilih. Sebelum ke arah sana, kita harus lolos verifikasi faktual dan menjadi peserta pemilu dulu,” ungkapnya.

Dalam kaitan itu, kata Helldy, usai pelantikan para pengurus mendapatkan wawasan dan pencerahan tentang politik dari Lili Romli, seorang pengamat dan ahli komunikasi politik dari LIPI. (Aas)