Partai Berkarya Cilegon Tidak Merasa Ditinggal

Ketua DPD Partai Berkarya Kota Cilegon Sabihis

CILEGON – Sebagai salah satu partai yang memiliki empat kursi di DPRD Kota Cilegon, Partai Berkarya berapa waktu terakhir disebut-sebut ditinggalkan oleh fraksi lain karena tidak mendapatkan satu pun jatah pimpinan di unsur Alat Kelangkapan Dewan (AKD).

Isu itu pun dibantah oleh Ketua DPD Partai Berkarya Kota Cilegon Sabihis. Meski tidak mendapatkan jatah pimpinan AKD, pihaknya tidak merasa didiskreditkan atau ditinggalkan seperti yang santer dibahas oleh publik.

Menurutnya, Partai Berkarya tidak menganggap hal itu suatu hal yang perlu dipersoalkan dan ditanggapi secara serius. Penempatan unsur pimpinan di AKD diyakininya telah melalui prosedur dan mengacu pada aturan yang berlaku.

Sabihis menjelaskan, empat anggota DPRD Kota Cilegon dari Partai Berkarya tidak mempersoalkan jabatan di AKD. Menurutnya, partai besutan Tomy Soeharto itu mengutamakan prestasi kerja untuk masyarakat. “Kami gak mengejar jabatan, kami fokus bagaimana bisa memperjuangkan aspirasi masyarakat melalui DPRD,” ujar Sabihis, Selasa (15/10).

Ia melanjutkan, sebagai partai baru, komunikasi Fraksi Berkarya dengan fraksi lain di DPRD Kota Cilegon berjalan dengan baik. Persoalan pembagian kursi pimpinan AKD pun menurutnya tidak memengaruhi komunikasi tersebut.

“Kan dalam aturan juga jelas, per 2,6 tahun juga akan diroling, jadi kita tidak menganggap itu sebagai bentuk kita ditinggalkan,” tuturnya.

Partai Berkarya menurut Sabihis menghormati serta mengapresiasi segala kebijakan dan juga ketetapan yang telah diambil oleh unsur pimpinan DPRD Kota Cilegon.

Hal senada diutarakan oleh Ketua Fraksi Partai Berkarya Dimas Saputra. Menurutnya, empat anggota Fraksi Berkarya di DPRD Kota Cilegon telah berkomitmen untuk memperjuangkan hak dan aspirasi masyarakat Cilegon.

“Tujuan kami menjadi anggota legislatif juga kan untuk memperjuangkan hak-hak dan aspirasi dari masyarakat, jadi soal jabatan kami tidak mempersoalkannya,” ujar Dimas.

Menurutnya, empat anggota Fraksi Berkarya berada di setiap komisi meskipun sebagai anggota, dan mereka akan bekerja sesuai dengan kewenangan yang mengacu pada masing-masing tugas komisi.

Fraksi Berkarya pun akan terus membangun komunikasi dan sinergi dengan fraksi lain agar bisa memperjuangkan aspirasi masyarakat secara bersama-sama. “Di DPRD kan kerja kolektif, tentu kita ke depankan prinsip kebersamaan itu dalam memperjuangkan aspirasi masyarakat,” tuturnya. (Bayu Mulyana)