Pasar Kranggot Disidak, Petugas Dapati Makanan Mengandung Pewarna Tekstil

0
934 views

CILEGON – Pedagang Pasar Baru Kranggot Kota Cilegon disidak oleh petugas gabungan, Rabu (14/6). Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan, petugas menemukan empat jenis makanan yang mengandung zat pewarna yang diperuntukkan untuk tekstil. Serta produk makanan yang tidak terdaftar di BPOM RI.

Kepala Bidang Perdagangan pada Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Cilegon, Ema Hermawati mengatakan sidak yang digelar dalam rangka melindungi konsumen dari bahan makanan yang mengganggu kesehatan. “Supaya konsumen mengkonsumsi makanan selama bulan Ramadan ini aman, dan memenuhi keselamatan, dan kesehatan,” ujarnya.

Dijelaskannya, petugas gabungan menyita sedikitnya 50 bungkus bihun atau soun lantaran tidak layak dikonsumsi oleh konsumen serta tidak terdaftar di BPOM RI. “Bihun ada dua bal yang diamankan. Sedangkan jenis makanan yang didapati mengandung bahan pewarna tekstil yaitu pacar cina, tahu, cincau, dan bontot,” katanya.

Sementara itu, Kasi Keamanan Pangan pada Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Cilegon Yessi Desvia mengatakan dalam pemeriksaan yang dilakukan, pihaknya menemukan satu buah-buahan yang mengandung zat pestisida.

“Dari beberapa buah dan sayur mayur yang kami periksa, kami menemukan hanya buah tomat yang mengandung pestisida. Tapi kadar kandungan hanya sedikit dan bisa dihilangkan dengan cara dicuci menggunakan air bersih yang mengalir,” tuturnya.

Petugas gabungan yang turun langsung di Pasar Cilegon ini yakni Balai Pengawasan Obat dan Makan (BPOM) Provinsi Banten, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Diperindag) Kota Cilegon, Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Banten, dan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Cilegon serta UPTD Pasar Baru Kranggot Kota Cilegon. (Riko Budi Santoso/rikosabita@gmail.com)