Pasar Ciruas di Kabupaten Serang.

SERANG – Pasar tradisonal di Kabupaten Serang dinilai rawan kebakaran. Semua pasar tidak dilengkapi fasilitas pemadam kebakaran, seperti hidran dan alat pemadam api ringan (APAR).

Seperti pantauan Radar Banten, Jumat (24/5) siang di Pasar Ciruas, tidak ditemukan alat pemadam kebakaran.

Sartiwi, pedagang pakaian di Pasar Ciruas membenarkan, pasar tidak dilengkapi fasilitas pemadam kebakaran untuk mengantisipasi terjadinya kebakaran di Pasar Ciruas. Ia pun mendukung upaya penyediaan APAR untuk keamaan dan kenyamanan para pedagang. “Kagak tahu, saya enggak pernah mikirin begituan (persediaan alat pemadam kebakaran-red),” tukasnya.

Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pasar Wilayah Barat pada Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Diskiperindag) Kabupaten Serang Asep Mahyar mengakui pasar tradisional mulai dari Pasar Padarincang, Ciomas, Bojonegara, Kramatwatu, dan Pasar Anyar belum tersedia APAR. “Kami masih proses perlengkapan bentuk fisik ruko dan pemagaran,” kelitnya.

Asep berjanji, pihaknya segera melengkapi pasar binaannya dengan alat pemadam kebakaran. “Nanti kami lengkapi, kan wajib menyediakan APAR di pasar,” tandasnya. (Haidar)