Pasarkan Produk Lewat Banten TV: Pelaku UMKM Makin Pede karena Laris

0
517 views
Suasana syuting Pasar UMKM di studio Banten TV, Graha Pena Radar Banten, Jumat (8/5).

Para pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) di Kabupaten Serang semakin percaya diri dalam menjalankan usaha saat ini. Hal itu seiring banyaknya pesanan usai produknya dipromosikan melalui program Pasar UMKM bertajuk ‘ Ayo Beli Produk UMKM’ di Banten TV yang digagas Pemkab Serang melalui Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag).

Program yang bertemakan ‘Bersatu Melawan Corona’ itu bertujuan mambantu pelaku UMKM yang mulai kesulitan pemasaran akibat pandemi Covid-19. Program dilaunching dan ditayangkan perdana sejak Rabu (6/5). Selanjutnya, program berlangsung setiap Senin sampai Jumat pukul 14.00 WIB. Sejumlah pelaku UMKM sudah dihadirkan mempromosikan produk unggulannya mulai dari produk batik, handycraft atau kerajinan tangan, alas kaki, tas, hingga produk olahan makanan dan minuman. Sejumlah pelaku UMKM yang sudah mempromosikan produknya melalui program Pasar UMKM mulai kebanjiran pesanan.

Setelah program berjalan beberapa episode di Banten TV, sejumlah pelaku UMKM kembali bergairah menjual produknya. Mereka semakin percaya diri memasarkan produk dan menikmati proses pemasaran melalui televisi karena mendapat keuntungan. Selain produknya lebih dikenal di kalangan masyarakat, pesanan produk terus berdatangan, baik langsung pada saat proses shooting di depan layar kaca maupun sesudahnya dari konsumen. “Kita makin pede (percaya diri-red) pasarin produk, baru kali ini bisa memasarkan produk lewat TV,” ucap Susan, pelaku UMKM asal Kecamatan Baros ini bangga.

Pelaku usaha olahan minuman susu kurma ini menceritakan, usaha sempat tersendat akibat Covid-19, karena semua reseller yang mengambil produknya enggan berjualan. “Sebelumnya, saya pakai reseller. Pas ada corona pada berhenti jualan sehingga peminatnya kurang,” keluhnya.

Padahal, Susan memastikan, produknya aman dikonsumsi tanpa pemanis atau gula karena manisnya langsung dari kurma. Produknya juga berkhasiat untuk kesehatan tubuh, terutama untuk ibu menyusui. Susan juga sempat memasarkan produk melalui online. Namun, Susan menilai, memasarkan produk melalui Banten TV dirasa lebih efektif. Terbukti, sejak produknya dipromosikan melalui program Pasar UMKM kebanjiran pesanan. “Brand dagangan saya sekarang semakin dikenal masyarakat. Semoga ini (program Pasar UMKM-red) solusi buat kami, semoga dagangan kami makin laris,” harapnya.

Senada disampaikan pelaku UMKM asal Kecamatan Kramatwatu, Kholisoh. Ia antusias memperkenalkan produknya berupa olahan melinjo asli Banten kepada publik. Diakui Kholisoh, sebelum pandemi Covid-19 sering menerima pesanan. “Semenjak ada corona, kita jualan di rumah saja, paling lewat medsos (media sosial), tapi penjualan kurang. Sekarang alhamdulillah, sekarang makin pede jualannya, mudah-mudahan makin laris,” harapnya.

Kepala Seksi (kasi) Pemberdayaan dan Pengembangan Usaha Mikro pada Diskoperindag Kabupaten Serang Muhammad Zaki mengatakan, program Pasar UMKM ada 13 episode ditayangkan secara live di Banten TV. Setiap episode menampilkan delapan produk UMKM. Katanya, ada berbagai macam produk UMKM yang ditampilkan. Mulai dari produk olahan makanan dan minuman, alas kaki, hingga kerajinan tangan. “Alhamdulillah, para pelaku UMKM antusias. Mereka juga ada yang langsung mendapatkan pesanan,” katanya. (jek-zai/alt)