SERANG – Assifah (19), korban selamat pesta miras di cafe Solid yang terdapat di Hotel Solid, Royal, Kota Serang, dikenal tetangganya sebagai sosok seorang remaja putri kebanyakan.

Baca: Dua ABG di Kota Serang Tewas Tenggak Miras Oplosan

Ketua RT di lingkungan rumah orang tua Assifah, Mulyanto, mengatakan, sosok Assifah seperti anak remaja putri pada umumnya. Assifah putus sekolah ketika menginjak sekolah menengah atas (SMA). “Kebetulan dari keluarga sederhana, baik tingkat ekonomi dan pendidikannya,” ujar Mulyanto ditemui radarbanten.com di rumahnya, Jumat (6/2/2014).

Mulyanto menyarankan radarbanten.com, agar langsung menemui keluarga Assifah di rumahnya, yakni di RT 03, RW 03, Lingkungan Karundang Klektor, Kecamatan Cipocok Jaya, Kota Serang. Namun, rumah kediaman Assifah dan orang tuanya itu tampak lengang. Dari tetangga yang rumahnya tepat berada di samping rumah Assifah, diketahui, Assifah sudah tidak di rumah itu sejak sepekan lalu.

“Sudah seminggu nggak di rumah. Nginep di rumah kakeknya,” kata dia.

Penelusuran berlanjut ke rumah sang kakek. Di lingkungan rumah kakek Assifah, radarbanten.com mendapatkan informasi, jika Assifah dan Apipah, salah satu korban tewas dalam peristiwa tersebut, masih bersaudara, yakni sepupu.

Beruntung, radarbanten.com kemudian berhasl bertemu dengan ibunda Assifah. Sayang, ibunda Assifah menolak di wawancara. “Sudah, jangan! Wawancara juga nggak akan menghidupkan lagi yang sudah meninggal. Maaf yah, cukup yah,” ujarnya.

Sementara itu, Polres Serang sejauh ini sudah memeriksa dua orang, yakni Manager Hotel Solid, Richard, dan seorang tamu hotel tersebut yang bernama Nana. Namun, Polres Serang belum menetapkan tersangka dalam kasus ini. “Kita masih menunggu hasil laboratorium. Hasilnya keluar setelah 14 hari,” ujar Kasatreskrim Polres Serang Arrizal. (Wahyudin)