Menpar Arief Yahya, Wagub Banten Andika Hazrumy, Kepala Dinas Pariwisata Banten Eneng Nurcahyati, dan Gubernur Lampung Muhammad Ridho Rifardo di sela-sela rapat koordinasi di Hotel Marbella, Kabupaten Serang, Jumat (11/1).

SERANG – Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya mencanangkan program pemulihan pariwisata pascatsunami Selat Sunda. Sederetan pemulihan pariwisata ini diberi nama Selat Sunda Bangkit.

Menpar mengungkapkan hal itu di sela-sela Kementerian Pariwisata menggelar rapat koordinasi di Hotel Marbella, Kecamatan Anyar, Kabupaten Serang, Jumat (11/1). Hadir Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy, Gubernur Lampung Muhammad Ridho Rifardo, dan sejumlah pejabat lainnya.

Menpar menjelaskan, tahap pemulihan terdiri atas tiga bagian. Yakni, pemulihan sumber daya manusia (SDM), pemasaran pariwisata yang tidak terdampak bencana, dan pemulihan destinasi wisata yang terdampak bencana. “Yang terdampak bencana ini tidak kita promosikan dulu,” katanya.

Menurutnya, untuk memastikan kawasan wisata yang tidak terdampak bencana, seperti di Kecamatan Anyar, harus didatangi langsung oleh pejabat negara maupun daerah. Hal itu supaya merangsang masyarakat untuk kembali datang ke tempat wisata.

“Seperti di daerah lainnya, setelah ada bencana datang Pak Presiden, tingkat pariwisata kembali pulih. Hari ini saya datang ke sini juga dalam rangka itu,” ujarnya.

Dalam rangka pemulihan ini, Arief mengaku sudah menyiapkan anggaran untuk digunakan pemerintah daerah. Salah satunya, melalui dana alokasi khusus (DAK) untuk Provinsi Banten sebesar Rp9,3 miliar dan untuk Provinsi Lampung sebesar Rp33,4 miliar. “Ada juga dan operasional sebesar Rp15 miliar. Silakan digunakan untuk pemulihan pariwisata,” pungkasnya.

Tsunami Selat Sunda pada 22 Desember 2018, selain menimbulkan korban jiwa, juga mengakibatkan sejumlah rumah, hotel, resort, dan fasilitas wisata lainnya di pesisir pantai rusak. Mulai dari Kecamatan Cinangka Kabupaten Serang hingga Tanjung Lesung di Kabupaten Pandeglang, dan daerah pesisir wilayah Lampung Selatan. (Abdul Rozak/aas)

BACA selengkapnya di koran Radar Banten atau versi digital di epaper.radarbanten.co.id. Saksikan juga di Banten Raya TV pada program SELAMAT PAGI BANTEN (07.00 WIB), BANTEN SIANG (13.00 WIB), BANTEN PETANG (17.00 WIB) dan BANTEN MALAM (21.00 WIB) di channel 50 UHF/702 MHz, atau melalui streaming www.barayatv.com/live.