Patung Kuda, Simbol Meraih Juara di RT 07 Lingkungan Pekijing

TAKTAKAN – Setelah mampu memenuhi semua kriteria penilaian Lomba Resik Lan Aman (LRLA) Kota Serang 2020, warga RT 07 RW 03, Lingkungan Pekijing, Kelurahan Kalanganyar, Kecamatan Taktakan, optimistis meraih juara. Warga, bahkan telah membuat patung kuda. Simbol kekuatan warga untuk raih kemenangan.

Ketua Pemuda Penggerak Lingkungan RT 07 Edi Suryadi mengatakan, patung kuda setinggi 2,5 meter itu dibuat warga selama satu bulan. Patung ini terbuat dari bambu.

“Filosofi patung kuda ini ialah untuk mencapai tujuan, harus kuat, kerja keras, terus maju, aje kendor,” ungkap Edi kepada Radar Banten, Selasa (2/6).

Ia menjelaskan, patung kuda sepanjang 2,6 meter ini dicat hitam dan dilengkapi hiasan dari tikar dan plastik. “Patung ini kita pajang di ruang terbuka hijau, dekat dengan pojok (taman-red) baca anak,” katanya.

Edi mengaku, hasil penataan lingkungan RT ini dilakukan warga dengan gotong royong, siang dan malam hari. Nah, semangat dan kekompakan warga itulah yang digambarkan dalam bentuk patung kuda. Apalagi, RT 07 juga mendapat sambutan dan penilaian positif dari Tim 3 Juri LRLA pada penilaian tahap pertama. “Kita harus optimis bakal jadi juara,” tegasnya.

Pada penilaian tahap pertama, ujar Edi, tim juri tidak banyak memberikan masukan terkait penghijauan dan keamanan lingkungan RT 07. Soalnya, penghijauan di pekarangan rumah warga, penanaman tanaman bunga, kelengkapan peralatan pos ronda, hingga legalitas pembentukan kelompok pemuda penggerak lingkungan dan kelompok penggerak sadar hukum telah dipenuhi.

“Kita hanya diminta (oleh tim juri-red) untuk mempertahankan dan meningkatkan kualitas keindahan lingkungan,” jelas Edi.

Ketua RT 07 Muhammad mengaku bangga pada semangat dan kekompakan warganya. Gotong royong dan ronda malam yang terjadwal berjalan lancar. Bahkan, warga juga kompak iuran untuk penataan lingkungan. “Kita target jadi juara umum,” pungkasnya. (mg06/don)