Pawon Minta CFD Kembali Dibuka

0
1624
Pengurus dan anggota Pawon saat silaturahmi sekaligus santunan anak yatim di Lapangan Bapor, Komplek Perumahan KS, Purwakarta, Kota Cilegon, Minggu (10/1).

CILEGON – Pengurus dan anggota Paguyuban Wirausaha Cilegon (Pawon) meminta Pemkot Cilegon segera membuka kegiatan car free day (CFD). Hal itu agar ekonomi warga bergerak.

Permintaan itu mengemuka saat silaturahmi Pawon yang dirangkai dengan pemberian santunan kepada anak yatim di jalan sekitar Lapangan Bapor, Kompleks Perumahan Krakatau Steel (KS), Kecamatan Purwakarta, Minggu (10/1)

Ketua Pawon Iim Ibrohim mengatakan, sejak CFD ditutup awal Desember 2020 banyak menerima keluhan dari para anggota.

“Jadi hari ini (kemarin-red) keluhan semua anggota sudah disampaikan kepada kami sebagai pengurus. Ini baru sebagian saja karena yang hadir hanya perwakilan dari masing-masing blok saja,” kata Iim.

Anggota Pawon yang banyak mengandalkan pendapatan dari berjualan di sepanjang Jalan KH Yasin Beji, Kompleks KS yang dibuka setiap minggu itu, mengeluhkan CFD belum kembali dibuka.

Akibat ditutupnya CFD, lanjut Iim, UKM yang tergabung di Pawon menghadapi kondisi lemah.

“Mudah-mudahan pemerintah bisa melihat dan mendengar keluhan dari anggota Pawon ini dan di Januari ini semoga CFD bisa dibuka kembali,” ujar Iim.

Iim mengungkapkan, keluhan dari anggota yang merupakan pelaku UKM itu, lantaran hanya kegiatan CFD saja yang hingga saat ini masih ditutup dengan alasan pencegahan penyebaran Covid-19.

Sedangkan, lanjut Iim, aktivitas usaha lain seperti mal yang merupakan investasi usaha besar masih beroperasi. “Tapi UKM-UKM yang perlu sentuhan, perlu perhatian dari pemerintah kota malah diliburkan,” ungkapnya.

Iim mengaku, telah melakukan komunikasi dengan Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Cilegon terkait pemulihan perekonomian yang salah satunya segera merekomendasikan CFD dibuka kembali.

Selain dengan Satgas Covid-19 Cilegon, pihaknya juga telah melakukan komunikasi dengan Satgas Covid-19 Provinsi Banten  agar pelaku UKM di Cilegon dapat segera beraktivitas dengan tetap menerapkan protokol kesehatan.

“Proses itu yang kami tunggu, sampai sekarang. Mudah-mudahan Selasa atau Rabu sudah ada keputusan untuk buka, jadi minggu depan kita bisa berjualan kembali,” tuturnya.

Di tempat yang sama, Ketua Perwakilan Anggota Pawon Abdul Rouf mengatakan, pelaku UKM yang tergabung dalam Pawon tengah dalam kondisi melemah.

Karena, ungkap Rouf, aktivitas CFD yang menjadi sumber penghasilan utama mereka sudah lebih dari satu bulan ditutup. “Karena sebagian besar dari kita pemasukan utamanya dari CFD. Dari hal itu sudah bisa digambarkan betapa berartinya CFD bagi anggota Pawon,” ungkapnya.

Rouf juga menuturkan, keluhan dari Pawon terhadap ketegasan Pemkot Cilegon terhadap aktivitas yang menimbulkan kerumunan. Aktivitas berjualan seperti di mal masih tetap buka hingga saat ini.

Rouf berharap Pemkot Cilegon dapat segera membuka kembali kegiatan CFD untuk memulihkan perekonomian pelaku UKM di Kota Cilegon.

“Di sini kami juga selalu menerapkan protokol dengan baik dan ketat. Kami berharap CFD bisa dibuka secepat mungkin, kalau bisa minggu depan,” ujarnya. (bam/alt)