PC PMII Cilegon Gelar Sarasehan di Tengah Jalan

0
548 views

CILEGON – Pengurus Cabang (PC) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kota Cilegon menggelar sarasehan keberagamaan mahasiswa Indonesia yang berlangsung di Jalan Protokol Cilegon tepatnya di depan Mapolres Cilegon, Selasa (17/1).

Ketua Umum PC PMII Kota Cilegon Andra Imam Putra mengaku ada banyak hal yang ingin disampaikan dalam gelaran sarasehan tersebut. Diantaranya mengajak seluruh kalangan mahasiswa di Indonesia untuk bersatu dan tidak terpecah-belah oleh ulah-ulah kelompok yang tidak bertanggung jawab dengan mengungkit-ngukit sara dan membenturkan skema konflik yang tidak positif.

“Indonesia menuju era satu abad. Nkri dan pancasila kembali melewati masa cobaan. Keharmonisan bangsa, keberagaman dan persatuan kita tertanggu. Hak asasi disusupi, sara diungkit dan panasi. Pemuda dan mahasiswa dibenturkan, sesama anak bangsa diadu domba oleh ulah kelompok-kelompok tidak bertanggung jawab yang haus akan nafsu kekuasaan yang besar,” ujar Andra.

Lebih lanjut, Andra menekankan kepada seluruh stake holder dalam struktur sosial baik tokoh agama, tokoh masyarakat, dan pemuda agar selalu menyampaikan pesan-pesan kesejukan yang dapat membawa Indonesia menjadi negara yang damai dan bersatu.

“Kami juga mengajak agar seluruhnya bersama-sama bijak dalam mengelola teknologi informasi dan komunikasi sebelum berbagi informasi konten digital. Seperti Facebook, twiter, atau berita-berita yang hoax. Semua yang dishare harus yang memiliki nilai kebermanfaatan, dan memiliki nilai edukasi dan bersifat positif,” harapnya.

Andra menghimbau kepada pihak Kepolisian dan TNI untuk lebih tegas dalam menindak segala bentuk aksi yang mengancam kedaulatan NKRI dan Pancasila. Serta memaksimalkan kesolidan antara kedua lembaga negara tersebut dalam menjaga dan mengawal NKRI dan Pancasila.

“Pesan terakhir untuk menguatkan posisi mahasiwa untuk terus saling bersilaturahim, bertegur sapa, dan menguatkan barisan dalam menjaga dan mengawal supremasi pancasila dan nilai-nilai pemahamannya untuk NKRI,” tuturnya. (Riko)