PDIP Masih Rahasiakan Cagub Banten

PDIP Banten
Kader PDIP mengikuti rapat kerja daerah (Rakerda) DPD PDIP Banten di The Royale Krakatau, Kota Cilegon, kemarin. Rakerda ini untuk mematangkan hasil rakernas. (Foto: Alwan)

CILEGON – Hingga kini, sejumlah petinggi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) masih enggan membeberkan siapa kandidat calon gubernur yang akan diusung dalam Pemilihan Gubernur Banten 2017.

“Semua masih proses, jadi saya belum bisa menyatakan siapa yang akan maju dari PDIP,” kata Ketua DPD PDIP Banten Sukira, di sela-sela Rapat Kerja Daerah (Rakerda) PDIP Banten di The Royale Krakatau, Kota Cilegon, kemarin.

Kata Sukira, penjaringan bakal calon gubernur belum dibuka sehingga belum tepat untuk menyebutkan kandidat dari PDIP. Ia mengaku akan merekomendasikan siapa pun yang mendaftar saat pencalonan ke DPP. “Tiga tokoh (Rano Karno, Mulyadi Jayabaya, dan Andika Hazrumy-red) pantas untuk maju, tapi siapa tahu mereka tidak mendaftar saat penjaringan,” ujar Sukira, seperti dilansir Harian Radar Banten.

Terkait koalisi, Sukira juga enggan berkomentar. Kata dia, masih banyak tahapan yang harus dijalani untuk penentuan calon maupun koalisi. “Semuanya masih belum dibahas, jadi kalau saya ditanya akan koalisi dengan partai mana saya belum bisa memberitahu,” tuturnya

Di tempat yang sama, Koordinator Wilayah Jawa Barat-Banten PDIP Ribka Tjiptaning mengatakan, belum bisa menyebutkan kandidat yang akan maju pada Pilgub 2017. Kata dia, ada survei yang nanti akan dilakukan PDIP. “Karena belum melakukan itu, jadi belum ada yang saya unggulkan. Perlu jadi catatan juga bahwa penentuan calon yang maju sepenuhnya keputusan DPP,” jelasnya.

Ribka mengungkapkan, PDIP merupakan partai terbuka dan nasionalis. Kata dia, boleh saja ada kabar yang berkembang bahwa kader PDIP akan disandingkan dengan salah satu tokoh Banten. “Tapi semua harus melewati tahapan, bisa jadi calon yang berkembang di tingkat DPC, DPD tidak dipilih karena semua ketentuan ada di DPP,” tegasnya.

Sementara Rano Karno mengaku masih menunggu restu dari Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekarnoputeri mengenai pendampingnya. “Tunggu keputusan DPP dulu, dengan siapa pun dipasangkan saya ikut keputusan partai,” kata Rano, Sabtu (6/2/2016).

Terkait peluang berpasangan dengan Andika Hazrumy bakal calon gubernur dari Golkar, Rano mengaku kemungkinan untuk berpasangan dengan calon-calon yang sudah muncul tetap terbuka, termasuk dengan yang akan diusung Golkar. “Saya ingin fokus menyelesaikan tugas-tugas saya dulu, soal koalisi nanti partai yang menentukan. Ya pokoknya nama-nama calon yang ada semuanya bagus,” ungkapnya.

Rakerda PDIP turut dihadiri Walikota Cilegon terpilih Tb Iman Ariyadi dan ketua DPC se-Provinsi Banten. (RBG)