Pebinis Kue Banjir Pesanan Kue Lebaran

Rosdiana, pemilik N2 Cookies Pastries, memperlihatkan beberapa jenis kue kering untuk Lebaran.

SERANG – Idul Fitri rasanya kurang lengkap jika tidak ada kue atau makanan yang disajikan di atas meja. Keberadaan kue khas Lebaran sepertinya menjadi menu wajib untuk disajikan untuk keluarga atau rekan yang bersilaturahmi.

Karena itu, menjelang Lebaran ini para pebisnis kue kebanjiran pesanan. Seperti Cookies Corner Distributor Banten di Kebon Jahe, Kota Serang. Toko kue yang menjual brand Ina Cookies ini sudah menjual lebih dari 6.000 toples beraneka macam kue. Untuk jenis kue yang dipasarkan lebih dari 15 jenis sehingga memberikan banyak pilihan bagi konsumen.

“Rata-rata beli 12 toples dan yang favorit tetap nastar dan kastengel,” kata Pemilik Cookies Corner Banten Sri Indah Widhitayanti.

Menurutnya, penjualan kue tahun ini lebih baik dibandingkan tahun lalu. Ini tidak terlepas dari pengaruh media sosial sehingga konsumen bisa mendapatkan informasi mengenai brand Ina Cookies. “Ini yang membuat penjualan meningkat dari tahun sebelumnya,” tuturnya.

Ia mengungkapkan, saat Lebaran, kue menjadi sajian penting untuk para tamu datang yang datang berkunjung. Kue juga menunjukkan kualitas seseorang sehingga perlu disesuaikan. “Jadi kue menu yang wajib ada ketika lebaran dan tergantung kemampuan seseorang untuk harganya,” ungkapnya.

Hal sama juga dirasakan N2 Cookies & Pastries di Kota Serang. Industri rumah ini menyediakan beberapa jenis kue khas Lebaran seperti batang cokelat, nastar, putri salju, kastengel, dan bolu, juga mendapatkan banyak pesanan.

Bisnis ini dikembangkan sejak dua tahun terakhir dan mendapatkan respons yang positif dari konsumen. Sejak awal Ramadan lebih dari 100 toples kue yang laku terjual.

Rosdiana, pemilik N2 Cookies Pastries, tidak membuat kue dalam jumlah banyak untuk menjaga kualitas. Kue yang ditawarkan juga terbilang premium karena menggunakan bahan yang berkualitas dengan harga sekitar Rp135 ribu per toples.

“Untuk satu adonan satu jenis kue hanya empat toples agar kualitas tetap terjaga,” kata ibu dua anak ini.

Ia juga tengah mempersiapkan pesanan untuk beberapa kerabat dan rekan yang memesan kue hasil olahan tangannya. “Ada sekitar 20 toples lagi pesanan yang belum diproduksi karena baru akan diambil seminggu sebelum Lebaran,” katanya.

Setiap yang memesan tentu jumlahnya tidak satu, tetapi minimal tiga toples dan dibungkus menggunakan boks agar terlihat cantik. Satu toples kue ini dibandrol dengan harga Rp135 ribu dan untuk kue bolu dengan harga Rp150 ribu. Agar kue terlihat cantik, juga beri boks untuk setiap tiga toples.

Toko Kue Indah Boga Cake yang hadir sejak 10 tahun lalu di Kaujon, Kota Serang, menyediakan beraneka kue kering khas Lebaran seperti nastar, lidah kucing, putri salju, kastengel, sistik, kripik bawang, dan lainnya. Berbagai kue kering ini ditawarkan dengan harga Rp75 ribu.

Namun tahun ini, ia tidak menyediakan stok kue kering, tetapi hanya menerima kue berdasarkan pesanan. “Sengaja nggak stok karena tidak kepegang dengan pesanan kue box yang setiap hari jumlahnya mencapai ratusan,” katanya.

Pada Ramadan ini, ia menerima banyak pesanan kue yang berisi kue basah untuk berbuka puasa. “Jadi kalau ada yang pesan baru dibikinin,” katanya.

Meskipun tidak menyediakan stok kue kering, tetapi banyak juga pelanggan yang rutin setiap tahunnya pesan. Sementara jumlah pesanan juga cukup lumayan. “Hingga sekarang lebih dari 100 toples dari berbagai macam kue. Tahun kemarin lebih banyak karena memang a” katanya.

Ia juga kebanjiran pesanan kue basah seperti bolu, brownis, dan fantasi untuk Lebaran. “Jumlah pesanan kue untuk Lebaran juga cukup banyak dan mudah-mudahan bisa bertambah pesanannya,” katanya. (skn/aas)