Pecah Kaca Mobil, Cuma Dapat Dompet Tanpa Uang dan Peralatan Mandi

SERANG – Pencurian dengan modus pecah kaca mobil kembali terjadi di Kota Serang dan Kabupaten Lebak. Pelaku memang tidak mendapat barang berharga. Namun, korban tetap rugi ratusan ribu rupiah. Setidaknya, untuk biaya mengganti kaca mobil.

Di Kota Serang, kasus ini dialami Teti Prianti (56) pada Sabtu (29/4). Mobil korban, Toyota Rush A 2776 EH, menjadi sasaran pelaku setelah korban memarkirnya di depan rumah kerabatnya, Erni, di Kompleks Taman Ciceri Indah, Kota Serang, sekira pukul 14.20 WIB. Pelakunya seorang pengendara sepeda motor.

Kasus ini terekam kamera circuit closed television (CCTV) milik tetangga Erni. Namun, jenis sepeda motor yang digunakan pelaku tidak teridentifikasi. Hanya bagian kepala pelaku yang terlihat karena tubuh dan sepeda motor yang digunakan terhalang pagar.

Dari rekaman kamera pengintai itu, pengendara sepeda motor bertas punggung itu hanya butuh waktu empat detik untuk membobol kaca mobil Teti Prianti dan menjarah tas korban yang ditinggal di jok tengah mobil. Seusai mengambil tas, pelaku langsung kabur.

“Padahal, ibu (menyebut Teti Prianti-red) sempat bolak-balik ke mobil. Sudah satu jam ibu bertamu. Baru tahu kalau kaca mobil sudah pecah dari Om Eko, tetangga tepat di seberang rumah Bu Erni,” tutur Wanda, putra korban, saat dihubungi Radar Banten, Minggu (30/4).

Pelaku pembobolan mobil itu cuma mendapatkan dompet tanpa uang, beberapa dokumen, dan beberapa perhiasan aksesoris milik korban. Perhiasan emas itu bukan terbuat dari emas murni.

Uang, telepon seluler, dan barang berharga lain milik Teti Prianti selamat. Korban membawanya ketika masuk ke dalam rumah Erni.

“Kalau ibu (menyebut Teti Prianti-red) kebetulan tidak pernah ninggalin apa-apa di mobil,” kata Wanda.

Wanda mengatakan, ibu kandungnya belum menyampaikan laporan resmi kepada polisi atas kasus yang dialaminya itu. “Baru laporan lisan saja,” ujarnya.

Satu hari sebelumnya, Jumat (28/4), kejahatan serupa juga dialami Dwi Bayu Radius. Mobil milik wartawan surat kabar Kompas itu, Toyota Kijang LGX, dibobol ketika ditinggalkan di Alun-alun Rangkasbitung, Kabupaten Lebak. Pelaku menjarah tas milik Bayu setelah memecahkan kaca pintu belakang sebelah kiri mobil korban. “Isinya ada kacamata dan peralatan mandi,” ungkap Bayu kepada wartawan. (Merwanda/Radar Banten)