Pedagang Daging Merugi

0
1484

CIRUAS – Pedagang daging sapi di Pasar Ciruas merugi akibat mahalnya harga daging. Hal itu berdampak pada menurunnya angka penjualan karena para pembeli merasa harga daging terlalu mahal.

Salah satu pedagang daging di Pasar Ciruas Samani mengatakan, mahalnya harga daging terjadi sejak Liburan Natal dan Tahun Baru (Nataru). Dari harga normal Rp100 ribu per kilo, naik menjadi Rp105 ribu perkilo. Para pedagang pun terpaksa harus menjual ke pembeli dengan harga Rp120 per kilo. “Kagak ada yang mau beli, kemahalan,” keluh Samani kepada Radar Banten, Rabu (20/1).

Akibatnya, para pembeli mengurungkan niat untuk mengonsumsi daging. Terpaksa, penjual pun menurunkan harga daging menjadi Rp110 ribu per kilo. “Jadi cuma ambil untung Rp5 ribu, kecil banget, bukannya untung malah buntung,” tukasnya.

Ketika disinggung soal mogok berjualan, Samani mengaku memang sudah ada rencana dari bos pemilik ruko untuk mogok, lantaran harga daging tinggi. “Saya denger mah di Jakarta malah udah pada mogok jualan pedagang daging,” ungkapnya.(Haidar)