Pedagang Sandal Nekat Curi Motor Tetangga

0
390 views
ilustrasi (foto: Istimewa)

SERANG- Rasa sesal tidak menyelamatkan Fauji (43) dari ancaman pidana. Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Serang Subardi tetap mendakwa pedagang sandal itu dengan dakwaan pencurian motor. Hal itu terungkap di Pengadilan Negeri (PN) Serang, Senin (6/2).
Diungkapkan JPU, perkara bermula pada Senin 14 November 2016. Warga Taman Mutiara Indah (TMI), Kelurahan Kaligandu, Kecamatan Serang, Kota Serang, itu berniat pergi ke Pasar Induk Rau (PIR), Kota Serang.
Saat berjalan menuju keluar komplek, Fauji melihat motor Honda Blade A 3232 CB milik tetangganya bernama Hendra yang diparkir di halaman rumah. Niat mencuri Fauji muncul seketika, saat melihat kunci kontak masih tergantung di atas motor. Niat jahat Fauzi didukung oleh situasi lingkungan yang masih sepi. “Mengetahui kondisi lingkungan sepi dan tidak ada orang lain timbul niat terdakwa (Fauji-red) memiliki motor tersebut,” kata JPU di hadapan majelis hakim yang diketuai Yusriansyah.
Dengan perlahan Fauji menaiki motor korban dan menghidupkan mesinnya. Tanpa diduga, suara deru mesin motor masih dapat didengar oleh Hendra. Spontan korban berteriak maling. Fauji langsung tancap gas.
Usaha melarikan diri Fauji gagal. Warga yang mendengar teriakan korban langsung mengejar Fauji. Warga berhasil menangkap Fauji dan menyerahkannya ke Polsek Serang. “Perbuatan terdakwa sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Pasal 362 KUH Pidana,” kata JPU.
Fauji mengaku menyesali perbuatannya. Pencurian itu lantaran terdesak oleh kebutuhan ekonomi keluarga. “Mencuri baru kali ini. Buat kebutuhan sehari-hari, buat anak sekolah. Saya menyesal,” kata Fauji didampingi pengacaranya Andri Saputra. Sidang ditunda dan akan dibuka kembali Senin (13/2) mendatang dengan agenda pembacaan tuntutan. “Sidang ditunda dan dilanjutkan Senin, 13 Febuari 2017 dengan agenda tuntutan,” tegas Yusriansyah. (Wanda/Radar Banten)