Pedagang Sayur Tewas di Pos Ronda

0
1.146 views

SERANG– Setahun terakhir Agus Mustarip (45), divonis mengidap penyakit paru-paru dan diabetes. Tetapi, pedagang sayur keliling ini tetap ngotot bekerja. Minggu (1/3), Agus pun tewas saat sedang berjualan di Kampung Baru, Desa Parakan, Kecamatan Jawilan, Kabupaten Serang.

Sebelum tewas, Agus keliling Desa Parakan untuk menjajakan dagangannya. Usai berkeliling, Agus berhenti dan memarkir motor Yamaha Mio nopol A 6913 CK miliknya di depan pos ronda Kampung Baru, Desa Parakan. 

Lantaran pusing, Agus memutuskan beristirahat di pos ronda. Dia bergegas meminum jamu yang telah dibawanya dari rumah. Tak lama, Agus batuk-batuk dan muntah darah. “Korban ini sempat ngeluh kepada warga kalau lagi pusing. Dia (korban-red) disuruh untuk pulang saja dan diminta untuk tidak jualan,” kata Kapolsek Jawilan Inspektur Polisi Satu (Iptu) Dedi Mirza dihubungi, Minggu (1/3).

Kondisi Agus terus melemah. Tubuhnya ambruk saat berusaha berdiri. Warga dibuat panik. Agus dibawa ke Klinik Modern Medika Jawilan. Tetapi, nyawa warga Kampung Solokan, Desa Pasirkembang, Kecamatan Pamayaran, Kabupaten Serang ini tidak dapat diselamatkan. “Korban meninggal tadi siang di pos ronda. Korban adalah pedagang sayur keliling,” kata Dedi.

Polisi kemudian menghubungi keluarga korban. Berdasarkan keterangan keluarga, korban diketahui telah setahun mengidap penyakit diabetes dan paru-paru. “Menurut keterangan keluarganya korban ini memang memiliki riwayat penyakit. Penyakit itulah yang diduga membuat korban meninggal dunia,” kata Dedi.

Usai dilakukan visum, keluarga membawa jenazah korban ke rumah duka untuk dimakamkan. “Setelah dilakukan visum, atas permintaan pihak keluarga jasad korban kami serahkan untuk dimakamkan,” tutur Dedi. (mg05/nda/ags)