Pedagang Sayur Tewas Diseruduk Avanza di Menes

AVANZA MAUT: Mobil Avanza rusak parah setelah kecelakaan di sekitar Jalan Raya Pandeglang-Labuan, tepatnya di Kampung Cimedang, Desa Menes, Kecamatan Menes, Sabtu (18/3). FOTO: KIRIMAN WARGA FOR RADAR BANTEN

MENES – Nasib nahas menimpa Suhartini (41), warga Kampung Pasirkoer, RT/RW 02/02, Desa Kubangkondang, Kecamatan Cisata, Kabupaten Pandeglang. Perempuan pedagang sayuran ini tewas saat ia yang membonceng sepeda motor Mio dengan nomor polisi (nopol) A 4868 MF diseruduk Avanza nopol B 1163 WVL di Jalan Pandeglang-Labuan, tepatnya di depan SMK Babunazah, Kampung Cimedang, Desa/Kecamatan Menes, Sabtu (18/3) pagi.

Sementara, Dede Rohmayani (16), pengendara motor yang memboncengkan Suhartini, mengalami luka berat di bagian kepala dan kini dirawat di RSUD Berkah Pandeglang.

Asep Mulyana, saksi mata asal Desa Menes, mengatakan bahwa tabrakan yang terjadi di Kampung Cimedang, Desa/Kecamatan Menes, pada Sabtu (18/3) pagi, cukup dramatis. Avanza nopol B 1163 WVL yang dikemudikan Zuliyan Saputra (20), warga Kampung Waru, RT/RW 10/04, Desa Pasirjaya, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang, dari arah Pandeglang melaju kencang menabrak Mio nopol A 4868 MF yang dikendarai Dede Rohmayani, yang memboncengkan Suhartini (korban meninggal) dari arah Labuan.

“Sebelum menabrak Mio, Avanza itu menabrak Yamaha Jupiter nopol A 6948 LB dan menabrak tugu gorong-gorong sebelah kanan. Setelah menabrak tugu gorong-gorong, Avanza menabrak kembali hingga menggusur Yamaha Mio yang dikendarai oleh Dede Rohmayani hingga jatuh ke bawah tebing dengan ketinggian sekira dua meter,” katanya, Sabtu (18/3).

Menurut Asep, sesaat setelah korban Suhartini meninggal dunia. Kepalanya, nyaris hancur karena tergusur bumper mobil sekira empat meter. “Sementara, Dede Rohmayani dan pengemudi Avanza Zuliyan Saputra langsung dilarikan ke RSUD Berkah Pandeglang,” ungkap Asep.

Ditemui di Alun-alun Berkah Pandeglang pada Minggu (19/3), Kapolres Pandeglang AKBP Ary Satryan membenarkan bahwa pada Sabtu (18/3) pagi telah terjadi kecelakaan lalu lintas. Beberapa jam setelah kejadian, kata dia, mobil Avanza dan motor Mio langsung dievakuasi. “Sementara, jasad korban yang meninggal (Suhartini) langsung diserahkan pada keluarganya di Desa Kubangkondang untuk dikebumikan,” katanya.

Ary tak membantah, jika kematian Suhartini akibat tergusur Avanza yang hilang kendali setelah menghindari lubang di ruas jalan depan SMAN 4 Pandeglang. “Saya mengimbau para pengendara agar lebih berhati-hati saat mengemudi di ruas Jalan Pandeglang-Labuan karena banyak lubang,” katanya. (Herman/Radar Banten)