Pedagang Tahu Tewas Dihantam Truk di Tol Tangerang-Merak

SERANG – Pedagang asongan penjual tahu yang hendak berjualan di rest area meregang nyawa setelah dihantam truk Hino di bahu Tol Tangerang-Merak KM 68 pada Jumat (30/3) sekira pukul 06.35 WIB. Korban bernama Kasmidin (40) bin Dasuki, warga Kampung Cimarga, RT/RW 04/02, Kelurahan Pagaragung, Kecamatan Walantaka.

Informasi yang berhasil dihimpun, peristiwa tersebut terjadi pada saat korban yang sedang berjalan di bahu tol hendak berjualan di Rest Area KM 68. Korban pada saat itu tidak menyadari dari arah belakang banyak kendaraan melintas dengan kecepatan tinggi.

Saat itu melintas truk Hino bernomor polisi BA 9944 LU yang melaju di sisi kiri. Lantaran korban berjalan agak ke tengah, truk Hino tidak bisa menghindari korban. Korban langsung terpental beberapa meter ketika dihantam bagian depan truk Hino yang berbodi besar. Truk langsung oleng ke kiri dan berhenti ketika menabrak tiang listrik yang berada di kiri ruas tol. Pengemudi truk keluar dari kendaraannya dan berusaha hendak menolong korban. Namun, korban tidak tertolong lagi. Korban tewas di tempat kejadian dengan kondisi tubuh mengenaskan akibat benturan keras dari bodi truk dan beton jalan.

Tidak lama berselang, petugas patroli jalan raya khusus tol mendatangi lokasi kejadian dan langsung mengamankan pengemudi beserta truknya di Ditlantas Polda Banten guna pemeriksaan lebih lanjut.

Sentra Komunikasi dan Informasi Astra Infra Toll Road Tangerang-Merak Sudiarso mengatakan, peristiwa tersebut terjadi di KM 68/600 arah Merak. “Sekira pukul 06.35 WIB. Korban meninggal di tempat,” ujarnya.

Kata Sudiarso, pihaknya sudah beberapa kali melakukan upaya pemagaran di sepanjang ruas Tol Tangerang-Merak agar warga dan pedagang tidak dapat melewati tol. “Pagar juga sudah kami lakukan pergantian selama tiga kali mulai dari pagar kawat, pagar panel, sampai batu kali. Tapi mau bagaimana lagi, itulah orang Indonesia, sudah jelas dilarang masih tetap berjalan di atas jalan tol, padahal itu berbahaya,” katanya.

Sementara itu, Kanit Laka Ditlantas Polda Banten Ipda Pujianto mengatakan, truk Hino yang dikemudikan oleh Arlus melaju dari arah Tangerang menuju Merak. “Setelah menabrak korban, kendaraan ke kiri menabrak tiang listrik dan pembatas jalan, posisi akhir dari kendaraan tersebut normal menghadap ke barat, akan tetapi mengalami kerusakan,” ujarnya.

Akibat peristiwa tersebut, pejalan kaki yang tertabrak kendaraan Hino dengan nomor polisi BA 9944 LU meninggal dunia di tempat kejadian perkara. “Saat ini korban langsung dilarikan ke Rumah Sakit Umum Serang,” katanya.

Terkait santunan kepada korban yang meninggal dunia, saat ini sudah dikoordinasikan dengan pihak PT Jasa Raharja Banten. “Supaya mendapatkan bantuan dari Jasa Raharja,” tandasnya.

Menurutnya, tidak ada antrean kendaraan ketika kecelakaan terjadi. Pengendara hanya memperlambat laju kendaraannya menuju arah Merak. (Adi/RBG)