Pegawai Dishub Banten Dapat Santunan Rp142 Juta

0
3001

SERANG – Pegawai non ASN Dinas Perhubungan Provinsi Banten bernama Sunhaji meninggal dunia karena kecelakaan lalulintas saat menjalankan tugas beberapa waktu lalu mendapatkan santunan Rp142 juta dari BPJS Ketenagakerjaan (BPJAMSOSTEK)

Penyerahan santunan kepada Rohmah, istri almarhum, sebagai ahli waris dilaksanakan di Dinas Perhubungan Banten pada Selasa (6/7) oleh Kepala BPJAMSOTEK Cabang Serang Raya Didin Haryono bersama Kepala Dinas Perhubungan Banten Tri Nurtopo.

Didin Haryono menjelaskan, almarhum mendapatkan santunan karena semasa bekerja sebagai honorer di Dishub Banten terdaftar sebagai peserta BPJAMSOSTEK dalam dua program yaitu Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM).  Saat ini sekitar 300 orang pegawai non ASN Dishub Banten terdaftar sebagai peserta BPJAMSOSTEK.

“Jika meninggal bukan karena kecelakaan atau karena sakit dapat santunan Rp42 juta. Tapi jika meninggal akibat kecelakaan kerja seperti yang dialami almarhum Sunhaji, santunan mencapai Rp142 juta dengan perhitungan 48 kali gaji yang dilaporkan kepada BPJAMSOSTEK,” jelas Didin.

Didin berharap kepada Dishub agar  menyosalisasikan  manfaat program BPJAMSOSTEK bagi pegawai non ASN ke instansi lain di Pemprov Banten. Dishub juga daoat mengajak mitra kerjanya yang bergerak di bidang perhubungan, seperti pengusaha angkutan mendaftarkan para sopir ke BPJAMSOSTEK.

“Perlu diketahui, jaminan sosial ketenagakerjaan ini bukan hanya untuk pekerja formal yang bekerja di perusahaan-perusahaan, tapi juga untuk pekerja non formal seperti pedagang, pegawai honorer, dan lainnya,” jelas Didin.

Program  jaminan  sosial ketenagakerjaan, lanjut dia, merupakan program pemerintah untuk mengurangi dampak risiko sosial dan ekonomi terhadap para pekerja yang mengalami kecelakaan kerja.

Tri Nurtopo mengucapkan terima kasih kepada BPJAMSOSTEK yang telah menyerahkan langsung santunan. “Mudah-mudah dapat digunakan untuk keperluan keluarga almarhum,” ungkap Tri.

Saat berbincang-bincang dengan Didin, Tri akan mendorong mitra kerja bidang perhubungan untuk masuk program BPJAMSOSTEK. (aas)