Pegawai Pemprov Diimbau Tidak Cuti Tambahan

Ilustrasi

SERANG – Pemprov Banten melarang pegawainya untuk mengambil cuti satu minggu sebelum dan satu minggu setelah cuti bersama Idul Fitri 1440 Hijriah. Hal itu disampaikan dalam surat edaran yang ditandatangani Pj Sekda Banten Ino S Rawita atas nama Gubernur Banten Wahidin Halim, Rabu (15/5).

Ino mengatakan, hal itu dilakukan dalam rangka optimalisasi kinerja dan menjunjung integritas aparatur sipil negara (ASN). “Kecuali ada hal-hal yang penting,” ujar Ino, Kamis (16/5).

Ino berharap, kebijakan itu dapat dipatuhi para pegawai mengingat waktu cuti bersama sudah cukup panjang. Dengan begitu, para ASN tidak perlu meminta cuti tambahan.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Banten Komarudin mengatakan, imbauan itu dilakukan lantaran ASN sudah mendapatkan cuti bersama mulai 3 Juni sampai 7 Juni mendatang. Melihat cuti bersama sudah cukup panjang, para pegawai diharapkan tidak mengajukan cuti tambahan. Apabila ada pegawai yang mengajukan cuti, lanjut dia, maka akan ditangguhkan selama kebutuhannya tidak mendesak.

“Kalau tidak masuk sebelum atau setelah cuti bersama tanpa keterangan, tentu akan mendapatkan sanksi sesuai ketentuan, salah satunya pemotongan tukin (tunjangan kinerja-red),” terangnya.

Kepala Bidang Pembinaan dan Data Kepegawaian BKD Banten Alfian mengatakan, hingga saat ini sudah ada tiga pegawai yang mengajukan cuti bersama. Pihaknya langsung melakukan penangguhan lantaran kebutuhan pegawai yang bersangkutan tidak mendesak.

Kata dia, cuti yang diperbolehkan antara lain karena menjalankan ibadah umrah dan sakit. Sedangkan pegawai yang ingin mengambil cuti tahunan sebelum atau sesudah cuti bersama, maka tidak dikabulkan. “Meskipun cuti tahunan itu hak, kami sarankan tidak diambil saat ini tapi di waktu yang pas nanti,” ujar Alfian.

Ia juga mengatakan, pada Jumat (31/5) nanti yang merupakan hari kejepit nasional seluruh pegawai Pemprov harus tetap masuk kerja seperti biasanya. Hari itu tidak masuk dalam kalender cuti bersama.

“Untuk itu, para pegawai harus tetap seperti biasa karena itu juga akan memengaruhi tukin,” tegasnya. (nna/aas/ira)