Ketua Umum KONI Banten Rumiah Kartoredjo (kanan) berforto bersama atlet gulat Banten Fauzul Adzim (tengah) yang akan bertolak ke Rayong, Thailand untuk mengikuti kejuaraan gulat Asian yang bertajuk Asian Wrestling Championship 2018 yang mulai pada 2 April nanti.

SERANG – Pegulat Banten, Fauzul Adzim (kelas 50 kilogram\gaya grego romawi putra), akan bertolak menuju Thailand untuk tampil pada kejuaraan gulat Asian yang bertajuk Asian Wrestling Championship 2018. Pada single event yang akan dilangsungkan di Rayong, Thailand, 2-8 April nanti, Pengurus Besar (PB) Persatuan Gulat Seluruh Indonesia (PGSI) menargetkan Adzim untuk mempertahankan medali emas.

Adzim datang ke Asian Wrestling Championship 2018 dengan status juara bertahan. Itu setelah pada event yang sama tahun lalu, Adzim sukses menyabet medali emas. Di bawah polesan pelatih nasional yang ditunjuk langsung PB PGSI, Susana Hasna Toha, yang tidak lain adalah pelatih gulat PON Banten 2016, kualitas Adzim semakin matang. Dengan kualitas yang dimilikinya saat ini, Adzim pun optimistis mampu mempertahankan dan membawa pulang medali emas.

Ketua Umum Pengurus Provinsi (Pengprov) PGSI Banten Hariyanto mengatakan, secara khusus pihaknya tidak menargetkan kepingan medali kepada Adzim. Pengalaman dan jam terbang di pentas internasional menjadi target utama agar Adzim mampu meningkatkan kualitasnya ke depan.

“Tapi kan yang pasang target PB, bukan kita (Pengprov-red). Bagi kami (pengprov-red) bukan medalinya, melainkan kematangan Adzim pasca tampil di event internasional. Tapi kalau melihat kualitas Adzim saat ini yang semakin menjanjikan, kami ikut optimistis ia mampu mempertahankan medali emas dan mengharumkan Indonesia di ajang tersebut,” kata Hariyanto kepada Radar Banten, Jumat (30/3).

Hariyanto menambahkan, dari 11 pegulat yang diboyong PB PGSI ke Thailand, pegulat Banten menjadi salah satu andalan Indonesia untuk meraih medali. “Saya kira bukan PB mau membebani Adzim di Thailand, tapi karena PB menilai Adzim memiliki kans besar untuk meraih medali. Kita harus bangga dengan kepercayaan dan prestasi ini. Tidak mudah untuk menembus persaingan nasional. Tapi, atlet kita telah membuktikan kalau anak-anak Banten bisa,” tegasnya.

Pelatih Gulat Banten Susana Hasna Toha menyatakan, bila melihat kualitas pegulatnya yang secara intens menjalani latihan, pihaknya yakin Adzim mampu mempertahankan prestasinya. “Insya Allah dari segi persiapan sudah matang dan mudah-mudahan Adzim mampu mengibarkan Merah Putih di negara orang. Tapi yang perlu diingat bahwa ini kan kejuaraan Asian, tentunya kualitas atlet yang ambil bagian tidak sembarangan. Tetapi dengan persiapan yang telah kita lakukan serta pengalaman internasional yang telah dimilikinya, kami yakin Adzim bisa,” ucapnya.

Ketua Umum KONI Banten Rumiah Kartoredjo berharap, Adzim bisa memetik banyak pengalaman dan ilmu dari event tersebut agar ke depan mampu berprestasi lebih baik lagi. “Adzim merupakan salah satu aset berharga kami. Kalau kami selalu berbicara ke depan karena Adzim merupakan atlet junior potensial. Kami berharap Adzim bisa menimba pengalaman dan ilmu di ajang internasional sebagai bekal menghadapi PON XX Papua 2020. Muara prestasi atlet Banten adalah PON XX,” tegas mantan Kapolda Banten itu. (dre/ibm/ira/RBG)