Pejabat Bungkam Ditanya Kelebihan Pembayaran Proyek Kantor Kecamatan Ciwandan

0
455 views
Proyek kantor Kecamatan Ciwandan

CILEGON – Kepala Inspektorat Kota Cilegon Heri Mardiana menolak memberikan keterangan terkait belum adanya pengembalian uang kelebihan pembayaran oleh Bidang Cipta Karya Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Cilegon kepada PT Wijayandaru Utama, pelaksana proyek pembangunan kantor Kecamatan Ciwandan tahun anggaran 2013. Ditemui saat menghadiri Coffee Morning antar SKPD di Hotel Grand Mangku Putera, Cilegon, Senin (23/11/2015), Heri memilih bungkam dan tak memberikan tanggapan ketika dikonfirmasi wartawan.

[BACA : Kejari Cilegon Selidiki Dugaan Mark Up Proyek Kantor Kecamatan]

“Oh, yang sudah jadi temuan BPK (Badan Pemeriksa Keuangan) itu yah?. Maaf dulu lah, saya tidak mau komentar,” ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, BPK RI Perwakilan Banten menemukan kelebihan pembayaran sekira Rp200 juta atas proyek tersebut. BPK menyarankan, Bidang Cipta Karya DPU Kota berkewajiban untuk menagih kembali uang kelebihan pembayaran itu kepada PT Wijayandaru Utama dalam tempa waktu tertentu.

Di tempat yang sama, Kepala Bidang Cipta Karya DPU Kota Cilegon Tb Dendi Rudiatna bersikap sama. Dendi menolak memberikan keterangan dengan alasan bahwa pekerjaan itu dilaksanakan pada saat dirinya belum menjabat di posisinya saat ini. “Saya tidak mau komentar, karena itu kan proyek tahun 2013,” katanya dengan nada enteng, seraya meninggalkan wartawan.
Seperti yang diketahui, proyek itupun diduga mengalami persoalan hukum. DPU Kota Cilegon disinyalir telah melakukan mark up atas proyek tersebut, dan saat ini sudah dalam tahap penyelidikan di Kejaksaan Negeri Cilegon. (Devi Krisna)