Pejabat Jangan Rapat di Luar Banten

0
541 views
Ketua PHRI Provinsi Banten Achmad Sari Alam menyerahkan cenderamata kepada Wakil Ketua DPRD Provinsi Banten Fahmi Hakim usai pertemuan, di Restoran A Mi Rang, Kota Cilegon, Kamis (26/11).

SERANG – Para pengusaha hotel dan restoran di Banten meminta para pejabat dan DPRD jangan mengadakan rapat di luar Banten. Sebagai para pengusaha yang menyumbang pendapatan asli daerah (PAD), mereka kecewa lantaran para pejabat tidak mengadakan rapat di Banten.

Ketua Badan Pimpinan Cabang Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kota Serang Oman Jumansyah mengatakan, selama ini para pengusaha hotel dan restoran sudah memberikan kontribusi dalam bentuk pajak daerah yang jumlahnya bisa mencapai ratusan miliar. “Tapi para pejabat justru rapat-rapat di luar Banten, misalnya di Jakarta,” ujar Oman saat PHRI Provinsi Banten bertemu dengan Wakil Ketua DPRD Provinsi Banten Fahmi Hakim di Restoran A Mi Rang, Kota Cilegon, kemarin.

Oman mengatakan, dengan dilaksanakannya rapat di luar Banten, maka uang yang dibawa para pejabat justru habis di luar Banten. Padahal, apabila rapat-rapat dilaksanakan di Banten, maka perputaran uang terjadi di dalam Tanah Jawara ini.

Kata dia, agar tetap mendapat uang perjalanan dinas, para pejabat dan Dewan di kabupaten/kota bisa saja saling mengunjungi di dalam Banten. “Misalnya yang di Serang ke Tangeramg. Atau sebaliknya,” ujar Oman. Dengan begitu, para pengusaha hotel dan restoran akan terbantu perekonomiannya. Apalagi di masa pandemi Covid-19 seperti saat ini.

Ia merasa kecewa karena pajak yang mereka bayarkan ke pemerintah daerah justru dibuang ke daerah lain. Sedangkan, kondisi pengusaha hotel dan restoran di Banten semakin terpuruk.

Ketua PHRI Provinsi Banten Achmad Sari Alam menambahkan, selama pandemi Covid-19, para pengusaha hotel dan restoran yang ada di Banten sangat terdampak. Restoran yang biasanya ramai, hampir delapan bulan ini sepi pengunjung.

Namun, lanjutnya, salah satu daya tarik hotel dan restoran untuk dikunjungi adalah penerapan protokol kesehatan. “Kalau protokol kesehatan sudah diterapkan, pasti ramai,” ujarnya.

Ia juga berharap, uang yang dikeluarkan masyarakat terutama para pejabat dan Dewan untuk restoran dan hotel di Banten. Dengan begitu, pertumbuhan ekonomi di Banten akan pulih.

Wakil Ketua DPRD Provinsi Banten Fahmi Hakim mengaku akan berkoordinasi dengan Pemprov Banten agar kegiatan-kegiatan organisasi perangkat daerah (OPD) dilaksanakan di hotel yang berada di Banten. “Kalau kami di Dewan sudah berupaya agar rapat dilakukan di Banten,” tuturnya.

Kata dia, kualitas hotel dan restoran di Banten tidak kalah dengan yang ada di luar Banten. Untuk itu, ia juga meminta masyarakat untuk membelanjakan uangnya di Banten.

Fahmi mengatakan, kontribusi pengusaha restoran dan hotel untuk PAD cukup besar. Untuk itu, restoran dan hotel di Banten harus dibangkitkan kembali saat masa pandemi Covid-19 seperti saat ini. (nna/nda)