Kapolri Jenderal Tito Karnavian usai serah terima jabatan di Komplek Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian, Jakarta, Kamis (14/7). Foto: Jawa Pos

JAKARTA – Kapolri Jenderal Tito Karnavian resmi menjabat sebagai orang nomor satu di Korps Bhayangkara. Artinya, posisi Kepala Badan Nasional Penanggulangan Teroris (BNPT) yang ditinggalkannya saat ini kosong.

Dia menerangkan, dalam waktu dekat bakal segera mengajukan nama ke Presiden Joko Widodo agar bisa menempati posisinya yang ditinggalkan itu.

“Untuk (posisi) Kepala BNPT minggu depan akan kita usulkan namanya,” kata dia usai serah terima jabatan di Komplek Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian, Jakarta, Kamis (14/7), dilansir JawaPos.com.

Meski demikian, dia enggan membeberkan perwira tinggi yang akan diusulkan menjadi Kepala BNPT. “Saya enggak akan sebutkan nama-nama itu,” sambung jenderal bintang empat ini

Diketahui, sejauh ini Polri masih memiliki banyak stok para komisaris jenderal dan inspektur jenderal yang siap untuk dijadikan Kepala BNPT.

Posisi itu biasanya diisi oleh para perwira tinggi yang berpangkat Komjen ataupun Irjen yang siap dinaikan pangkat menjadi Komjen. Seperti yang dialami Tito Karnavian.

Dia yang saat itu masih berpangkat Irjen Kapolda Metro Jaya dinaikan menjadi Komjen ketika ditunjuk menjadi Kepala BNPT sebelum akhirnya melenggang ke kursi Kapolri. (elf/JPG)