Pelabuhan Merak Ditutup, Tapi Masih Ada Mobil Pribadi yang Naik Kapal

CILEGON – Pemerintah telah menutup Pelabuhan Merak untuk penumpang pejalan kaki, kendaraan umum, dan kendaraan pribadi, tetapi sejumlah penumpang yang menggunakan kendaraan pribadi terpantau berhasil naik kapal untuk masih menyeberang ke Pelabuhan  Bakauheni, Lampung.

Pantauan Radar Banten di Dermaga II Pelabuhan Merak dari pukul 10.00 WIB hingga pukul 14.30 WIB, Kamis (30/4), terlihat puluhan mobil penumpang naik ke atas kapal ferry. Kendaraan yang didominasi minibus itu masuk ke kapal melalui samping kiri barisan truk pengangkut barang.

Sebelum masuk ke kapal ferry, pengemudi terlihat berbicara dengan salah satu petugas kapal. Selang beberapa menit, petugas itu terlihat berbicara ke seseorang menggunakan handy talky. Kemudian kendaraan pribadi tersebut langsung melaju ke atas kapal.

Saat dikonfirmasi terkait hal itu, Kepala Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Wilayah Banten Nurhadi Unggul Wibowo menjelaskan, Pelabuhan Merak telah ditutup untuk penumpang, namun sesuai dengan arahan Korp Lalu Lintas Polri, terdapat penumpang yang dikecualikan untuk bisa menyeberang.

“Sesuai arahan Kakorlantas, untuk keperluan mendesak, diizinkan menyeberang. Misalnya orang tuanya meninggal, tapi harus bisa membuktikan dan diizinkan polisi,” ujar Nurhadi, Kamis (30/4).

Sebelum masuk ke Pelabuhan Merak, pengawasan berlapis pun telah dilakukan mulai dari Cikupa, Tangerang, hingga Pulomerak, Kota Cilegon. Jika ada kendaraan yang berhasil masuk ke Pelabuhan Merak, maka pihaknya tidak bisa membatasi kendaraan tersebut karena berpotensi menimbulkan kekacauan.

Soal pembelian tiket kendaraan pribadi secara off line di dalam pelabuhan, Nurhadi mengaku akan mengoordinasikan dengan pihak terkait. (Bayu Mulyana)