Pelaku Curanmor Hanya Butuh Semenit Bawa Kabur Motor di Legok

TEREKAM: Dua pelaku curanmor sebelum beraksi yang tertangkap kamera CCTV di kantor Maintenance XL, kemarin (25/4). FOTO: MERWANDA/RADAR BANTEN

SERANG – Aksi dua pelaku pencurian sepeda motor (curanmor) terekam kamera circuit closed television (CCTV) di halaman kantor Maintenance XL, kawasan Legok, Kota Serang, Selasa (25/4) pagi. Hebatnya, kedua pelaku hanya membutuhkan kurang dari satu menit untuk membawa kabur sepeda motor milik Yogi Gartina Wibawa.

Dari rekaman kamera pengintai, sepeda motor korban dikendarai oleh Restu Prana (20). Pemuda ini sampai di halaman kantor Maintenance XL pada pukul 08.42 WIB. Office boy Maintenance XL ini langsung memarkirkan sepeda motor korban, Honda Vario Techno A 5047 LZ, di halaman kantornya.

“Habis disuruh beli makan. Sama Restu sudah dikunci setang. Cuma pengaman setop kontak enggak ditutup,” kata Yogi Gartina di kantornya, kemarin.

Sekira satu menit kemudian, pukul 08.43 WIB, setelah Yogi menghilang dari pantauan kamera pengintai, dua orang yang berboncengan sepeda motor Honda BeAt warna hitam datang mendekati sepeda motor Yogi Gartina. Pembonceng BeAt turun dan langsung mengotak-atik kunci sepeda motor korban. Pukul 08.44 WIB, sepeda motor korban sudah dinyalakan dan dibawa kabur.

“Kalau dilihat, kayaknya (Restu Prana-red) udah dibuntutin dari beli makan. Soalnya kan waktunya mepet (singkat-red) banget. Saya baru aja masuk ke dalam, malingnya langsung datang,” ungkap Restu Prana.

Kasus curanmor ini baru diketahui enam menit setelah kedua pelaku pergi. Restu Prana sendiri yang mengetahuinya ketika diminta menjemput seorang pegawai Maintenance XL menggunakan sepeda motor Yogi Gartina. “Jam sembilan, pas mau dipake jemput, motornya udah enggak ada,” tutur Restu Prana.

Kasus tersebut ternyata luput dari pengamatan Halimi, tukang parkir di lokasi kejadian. Halimi mengaku belum datang ketika kasus curanmor yang menimpa Yogi Gartina terjadi.

“Restu turun, nanyain (Halimi-red) ngelihat motor enggak. Saya baru datang, jadi enggak lihat,” ujar Halimi.

Kasus ini langsung dilaporkan oleh Yogi Gartina ke Polsek Taktakan. Dua anggota Polsek Taktakan diterjunkan untuk melakukan penyelidikan. “Sudah lapor. Tadi (kemarin-red), polisi datang minta keterangan,” pungkas Yogi Gartina. (Merwanda/Radar Banten)