Pelaku Penyiram Air Keras Novel Baswedan Ditangkap

0
606 views
Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) Polri Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo (tengah) bersama jajaran kepolisian memberikan keterangan kepada awak media terkait tersangka penyiraman penyidik senior KPK, Novel Baswedan di Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat(27/12). Foto: Dery Ridwansyah/JawaPos.com

JAKARTA – Pelaku penyiraman air keras kepada penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan berhasil ditangkap. Mereka adalah RM dan RB. Keduanya merupakan anggota polisi aktif.

Kepastian itu disampaikan Kabareskrim Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo. Kata Listyo, pengungkapan pelaku ini terjadi atas informasi signifikan yang ditemukan oleh Tim Teknis bentukan Polri. Informasi tersebut kemudian didalami, dan petunjuk mengarah kepada dua pelaku tersebut.

“Tadi malam kami Tim Teknis bekerjasama dengan Dankor Brimob telah mengamankan pelaku yang diduga melakukan penyiraman saudara NB. Jadi pelaku ada 2 orang inisial RM dan RB. Anggota Polri aktif,” kata Listyo di Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (27/12), sebagaimana dilansir JawaPos.com.

Listyo belum menjelaskan kronologi penangkapan kedua pelaku penyiraman tersebut.

Begitu pula dengan Karopenmas Divisi Humas Mabes Polri Brigjen Pol Argo Yuwono. Dia hanya memastikan penangkapan dilakukan di Cimanggis, Depok, Jawa Barat, pada Kamis (26/12) malam.

Argo mengatakan, penangkapan terhadap dua pelaku ini setelah melalui proses penyidikan panjang. Di antaranya tujuh kali menggelar olah TKP, memeriksa 73 saksi, Tim Pakar juga berkoordinasi drngan Inafis, Laboratorium Forensik dan lain sebagainya. Hasil itu kemudian yang mengarahkan kepada 2 pelaku tersebut.

“Kita bawa (pelaku) ke Polda Metro Jaya, tentunya Polda Metro Jaya dan kedua pelaku ini akan dilakukan interograsi. Tadi pagi sudah jadi tersangka,” kata Argo.

Meski begitu, Argo belum menjelaskan secara rinci ihwal penangkapan dua pelaku ini. Baik itu peran, motif maupun asal satuan 2 polisi tersebut. Saat ini 2 tersangka itu masih menjalani pemeriksaan intensif.

“Pemeriksaan belum selesai masa motif. Nanti setelah pemeriksaan baru kita sampaikan,” pungkas Argo.

Selasa, 11 Maret 2017 silam, ketika Novel pulang dari masjid Jami Al-Ihsan RT 3/10, Pegangsaan Dua, Kelapa Gading, Jakarta Utara, ia disiram air keras oleh orang tidak dikenal yang berboncengan menggunakan sepeda motor. Air keras itu mengenai bagian wajahnya.

Akibatnya, Novel Baswedan mengalami bengkak di kelopak mata bagian bawah kiri serta di dahinya. Ia menjalani perawatan di Rumah Sakit Mitra Keluarga, lalu dipindahkan ke Jakarta Eye Center (JEC). Setelah sembuh, ia pun kembali aktif menjadi penyidik di KPK. (Jpc)