Pelaku UKM Dilatih Marketing Online

Peserta pelatihan marketing online berfoto bersama dengan Lurah Gerem Deni Yuliandi setelah pembukaan pelatihan, Rabu (18/12).

GROGOL – Sejumlah perusahaan yang berada di wilayah Kelurahan Gerem dan Kelurahan Rawa Arum, Kecamatan Grogol, menyelenggarakan pelatihan marketing online untuk para pelaku UKM.

Perusahaan-perusahaan yang bekerja sama menyelenggarakan pelatihan itu antara lain  PT Mitsubishi Chemical Indonesia, PT MC PET Film Indonesia, PT Lotte Chemical Titan Nusantara, PT Tridomain Chemicals, PT Vopak Terminal Merak, PT Bumimerak Terminalindo, PT Standard Toyo Polymer dan PT Dover Chemical.

Guna menyelenggarakan kegiatan itu, para perusahaan bekerja sama dengan Kelurahan Gerem. Ada sekira 30 pelaku UKM yang mengikuti kegiatan sejak kemarin, Rabu (18/12) dan Kamis (19/12). Sebagai pembicara, panitia mendatangkan Ahmad Ferdinandra, seorang praktisi media sosial. Materi pelatihan dikhususkan pada teknik marketing dengan optimalisasi penggunaan aplikasi WhatsApp dan Facebook.

Mewakili Paguyuban CSR, Marijono, menjelaskan, pelatihan ini diselenggarakan sebagai salah satu upaya menyongsong era Revolusi Industri 4.0. Pelatihan ini bertujuan untuk memfasilitasi dan melatih UKM agar dapat memasarkan produknya lebih luas dan mampu bersaing di era digital ini melalui pemanfaatan perkembangan teknologi digital.

 “Kita tahu sekarang sudah era digital, dengan marketing online, masyarakat tidak harus menyewa tempat untuk memasarkan produk-produknya,” ujar pria yang menjabat sebagai General Manager PT Lotte Chemical Titan Nusantara tersebut, Rabu (18/12).

Kata Marijono, dengan menguasai strategi marketing secara online, diharapkan UKM yang selama digeluti oleh warga bisa lebih berkembang sehingga pembangunan ekonomi kemasyarakatan bisa benar-benar terwujud.

Sementara itu, Lurah Gerem Deni Yuliandi menilai program ini sangat bermanfaat bagi UKM Gerem dan Rawa Arum. Agar dapat mengikuti perkembangan zaman, semua UKM memang harus bisa digital marketing.  “Potensi UKM khususnya di Gerem sangat tinggi, setiap lingkungan pasti ada warga yang menjadi pelaku UKM,” paparnya.

Lebih lanjut, Deni mengharapkan pelatihan ini dapat dilaksanakan secara berkesinambungan, tidak hanya pelatihan marketing secara online, tapi juga pelatihan pengemasan produk atau pelatihan lanjutan lainnya,” paparnya.

Salah satu pelaku UKM, Nadwati, menilai pelatihan ini sangat baik dan menambah wawasannya dalam menggunakan media sosial sehingga bisa lebih cepat menyampaikan informasi atau promosi ke orang lain. “Saya berharap usahanya dapat menjadi lebih baik lagi dari saat ini, dengan memasarkan melalui media sosial.” tuturnya. (bam/ibm/ags).