Pelaku UMKM Harus Saling Dukung dan Menguatkan

Rd Deden Syaiful Achyar.

SERANG – Wakil Ketua Umum Kadin Paradigma Baru Provinsi Banten Rd Deden Syaiful Achyar mengajak kepada para pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) untuk saling dukung dan menguatkan sebagai salah satu upaya bersama menumbuhkan perekonomian rakyat. Peran masyarakat juga tak kalah penting dalam mendukung ekonomi rakyat yaitu dengan membeli produknya.

“Melalui ekonomi kerakyatan yang menitikberatkan kepada ekonomi dan kemandirian usaha, seperti UMKM, nelayan, dan koperasi berbasis kearifan lokal dan kekayaan alam serta kekayaan lingkungan harus ditumbuhkembangkan sejalan dengan kebijakan ekonomi Pancasila. Yang tujuanya antara lain untuk melepaskan rakyat dari ketergantungan dari ekonomi asing,” ungkap Deden melalui keterangan tertulis usai pelantikan pengurus Kadin Paradigma Baru Kota Serang, Kamis (14/11).

Menurut Deden, tujuan menggerakkan ekonomi kerakyatan adalah untuk menjamin sejahteraan dan kemakmuran masyarakat secara merata dan menghindari adanya segelintir golongan yang menguasai cabang-cabang produksi.

“Keberpihakan kepada produk UMKM juga harus didukung oleh kebijakan pemerintah daerah, misalnya melalui peraturan daerah. Para pengambil kebijakan ini dapat menjadi contoh sebagai pengguna produk UMKM dan menempatkan produk UMKM sebagai kebanggaan daerah, serta menggali potensi yang berorientasi pasar ekspor,” ungkap Deden.

Mengenai peran Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin), kata Deden, sebagai wadah dan wahana untuk komunikasi, informasi, representasi, dan konsultasi. Fasilitasi para pengusaha melalui Kadin kabupaten/kota dan Kadin Bandara Soekarno Hatta yang sudah dibentuk, dengan pemerintah, pengusaha nasional dan dengan pengusaha internasional.

“Kadin Paradigma Baru fokus meningkatksn ekonomi kerakyatan. Meningkatkan kualitas produk UMKM dan memasarkannya. Oleh karenanya setiap produk UMKM agar memilki standar yang dipersyaratkan dalam perdagangan nasional maupun international, seperti kemasan, kualitas isi, batas pemakaian, dan ingredients-nya,” ungkap Deden. (aas)