Pelantikan Ati Tunggu Restu Gubernur

CILEGON – Pelantikan Ratu Ati Marliati sebagai wakil walikota
Cilegon harus menunggu restu dari Gubernur Banten Wahidin Halim. Setelah semua
rekomendasi partai politik (parpol) terkumpul di Pemprov Banten, kini tinggal
Pemprov yang mengajukan ke Kemendagri.

Kepala Biro Pemerintah Provinsi Banten Gunawan Rusminto menjelaskan, belum ditekennya surat itu karena Pemprov Banten baru saja menerima kelengkapan dokumen usulan pelantikan dari DPRD Kota Cilegon pada Kamis (25/4) sore. Kemudian, pada Jumat (26/4) agenda Gubernur Banten Wahidin Halim sangat padat.

“Sekarang saya sedang berupaya mengejar Pak Gubernur, tadi pagi ada agenda di Pandeglang, lalu ke Tangerang dan Jakarta,” ujar Gunawan saat dikonfirmasi oleh Radar Banten, kemarin sore.

Gunawan mengaku sedang mengupayakan agar surat itu bisa ditandatangani Gubernur Banten secepatnya. Menurutnya, jika pekan ini surat itu sudah ditandatangani maka surat rekomendasi itu akan dikirim ke Kemendagri pekan depan. “Insya Allah kita upayakan dapat hari ini (kemarin),” ujar Gunawan.

Ia melanjutkan, Gubernur Banten sudah mengintruksikan agar proses usulan pelantikan Ratu Ati Marliati segera dilakukan agar roda pemerintahan di Kota Cilegon bisa lebih efektif. Terkait lamanya proses yang bergulir di Kemendagri, menurut Gunawan, itu bergantung pada proses di Kemendagri. Namun, ia menjamin akan mengawal proses di Kemendagri agar cepat selesai.

Sementara itu, Sekretaris DPRD Kota Cilegon Didi Sukriadi menjelaskan, usai dilengkapinya dokumen kelengkapan usulan pelantikan Ratu Ati Marliati, tugas DPRD Kota Cilegon telah selesai. “Menunggu keputusan Mendagri,” ujar Didi.

Didi melanjutkan, pihaknya melengkapi dokumen berupa rekomendasi dari seluruh partai politik pengusung Iman Ariyadi dan Edi Ariadi pada Pilkada 2015 dan menyerahkannya ke Pemprov Banten pada Kamis sore. Dengan lengkapnya persyaratan, maka untuk mengawal SK Mendagri menjadi tugas dan kewenangan Pemprov Banten, melalui Biro Pemerintahan Provinsi Banten. (bam.ibm/ira)