Pelantikan Syafrudin-Subadri di Pendopo Gubernur

Biro Pemerintahan Pemprov Banten saat membahas rencana pelantikan walikota dan wakil walikota Serang terpilih, kemarin.

SERANG – Satu pekan lagi ibukota Provinsi Banten dipimpin kepala daerah dan wakil kepala daerah yang baru, Syafrudin-Subadri Usuludin. Biro Pemerintahan Pemprov Banten memastikan pelantikan walikota dan wakil walikota Serang terpilih pada Rabu (5/12).

Kepala Biro Pemerintahan Pemprov Banten Gunawan Rusminto menuturkan, pelantikan walikota dan wakil walikota Serang terpilih hasil Pilkada Serentak 2018 sudah dijadwalkan pada 5 Desember. “Insya Allah, pelantikan Walikota Serang akan dilaksanakan pekan depan di pendopo gubernur Banten. Tepatnya pada Rabu pagi, 5 Desember 2018,” kata Gunawan kepada Radar Banten usai rapat persiapan pelantikan walikota dan wakil walikota Serang terpilih di ruang rapat Biro Pemerintahan, KP3B, Kamis (29/11).

Menurut Gunawan, terkait tempat pelantikan yang awalnya akan dilaksanakan di kawasan Banten Lama, akhirnya disepakati untuk dilaksanakan di pendopo gubernur, KP3B, Curug, Kota Serang. “Untuk pendistribusian surat undangan pelantikan, Pemprov menyerahkan sepenuhnya ke Pemkot Serang,” ungkapnya.

Kendati undangan menjadi kewenangan Pemkot Serang, kata Gunawan, Pemprov Banten hanya menyarankan tidak lebih dari 200 tamu undangan. “Untuk pelantikan, undangannya terbatas. Maksimal 200 orang saja,” tuturnya.

Perihal tamu undangan yang terbatas, Biro Pemerintahan Pemprov Banten tidak melarang para pendukung walikota dan wakil walikota Serang terpilih untuk datang ke KP3B. “Kalau yang menyaksikan langsung di pendopo, itu terbatas demi tertibnya acara pelantikan. Tapi kalau warga Kota Serang tetap ingin hadir, prinsipnya kami tidak melarang. Hanya saja tidak bisa masuk ruangan, hanya bisa di luar pendopo gubernur,” jelasnya.

Sesuai jadwal Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), pelantikan kepala daerah dan wakil kepala daerah terpilih hasil Pilkada 2018 dibagi dalam empat tahap. Pelantikan walikota dan wakil walikota Serang masuk pada tahap kedua, yakni pelaksanaan pelantikannya dijadwalkan pada 20 Desember 2018. Terkait hal itu, Gunawan mengaku pelantikan walikota Serang terpilih memang lebih cepat dari jadwal sebelumnya. “Pelantikan sedianya dilaksanakan 20 Desember mendatang. Namun, dipercepat jadi 5 Desember. Itu dilakukan karena akhir masa jabatan walikota dan wakil walikota Serang periode sebelumnya pada 5 Desember 2018,” ungkapnya.

“Percepatan pelantikan dilakukan menindaklanjuti Surat Keputusan Menteri Dalam Negeri tertanggal 27 September 2018 yang meminta gubernur Banten segera melantik walikota dan wakil walikota Serang. Kami telah melaporkan dan menyampaikan berita acara pelantikan pada 5 Desember kepada Mendagri melalui Dirjen Otda Kemendagri,” tambah Gunawan.

Sementara itu, Pj Sekda Banten Ino S Rawita membenarkan bahwa pelantikan walikota dan wakil walikota Serang terpilih sudah disiapkan oleh Biro Pemerintahan pada 5 Desember di pendopo gubernur. “Lebih cepat lebih baik, kita harapkan berjalan lancar sehingga Kota Serang hingga lima tahun ke depan dipimpin oleh kepala daerah dan wakil kepala daerah definitif,” ungkapnya.

Berdasarkan catatan Radar Banten, transisi kepemimpinan di Kota Serang cukup pelik pasca Pilkada 2018. Sebelum walikota dan wakil walikota Serang terpilih dilantik, Walikota dan Wakil Walikota Serang (Tb Haerul Jaman-Sulhi) mengundurkan diri pada Agustus 2018 karena maju sebagai caleg untuk Pemilu 2019. Untuk mengisi kekosongan kepemimpinan, Gubernur Banten Wahidin Halim menunjuk Sekda Kota Serang Tb Urip Henus Surawardana menjadi pelaksana harian (plh) walikota Serang. Urip diberikan tugas mengisi kekosongan kepemimpinan di Pemkot Serang hingga SK pengangkatan penjabat walikota Serang dikeluarkan oleh Kemendagri.

Setelah SK Pj Walikota Serang terbit, Kota Serang kemudian dipimpin oleh Pj Walikota Serang Ade Aryanto. Masa jabatan pj walikota berakhir hingga walikota Serang terpilih dilantik 5 Desember 2018. (Deni S/RBG)