TANGERANG – Sekitar dua pekan buron usai mencuri motor di Jalan Veteran, Kelurahan Babakan, Kecamatan Tangerang, Selasa (25/7), seorang pemuda bernama Fahmi Zainudin (20) roboh diterjang peluru petugas.

Pelaku berupaya melarikan diri ketika hendak menunjukkan barang buktinya di Jalan Benteng Betawi, Kecamatan Cipondoh. Ia ditangkap di Taman Skate Board Jalan M Yamin, Kecamatan Tangerang, Senin (7/8) malam sekira pukul 20.00 WIB.

Pelaku tak berkutik saat petugas menangkapnya. Saat itu juga, petugas meminta tersangka menunjukkan barang bukti curiannya. Pemuda ini diketahui pernah melakukan hal serupa di lokasi lain.

Setibanya di sekitar lokasi penyimpanan motor curian itu, gerak-gerik pelaku mulai lain. Benar saja. Ia mencoba melarikan diri. Saat itu juga sebuah peluru menerjang paha kaki kirinya. Fahmi roboh seketika. Tak lama setelah pelaku roboh, petugas membawanya ke RSUD Kabupaten Tangerang untuk mendapatkan tindakan medis.

Ternyata, motor curian milik Kusniati bermerek Honda Beat dengan nomor polisi B 3945 CFN warna biru putih keluaran 2016, telah dijualnya. Kapolsek Tangerang Kompol Ewo Samono mengatakan, petugas berhasil mengamankan barang bukti lain, yakni Honda Vario warna biru. Motor itu, menurut pengakuan pelaku, hasil curiannya di warnet Ruko Puri Dewata Indah, Taman Royal 1 dan Taman Royal 3, Kelurahan Tanahtinggi, Kecamatan Tangerang, sebulan lalu.

”Tersangka mencuri motor milik korban lantaran melihat kunci masih tergantung. Motor ini sudah dijual,” kata Ewo, Selasa (8/8).

”Setelah itu, tersangka berikut barang bukti dibawa ke Mapolsek Tangerang guna proses penyidikan lebih lanjut. Tersangka dijerat Pasal 362 KUHP tentang Pencurian. Tersangka diancam penjara lima tahun,” katanya.

Kata Ewo, pelaku juga diketahui pernah melakukan aksi kejahatan serupa di Kampung Bedeng, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat.

Sementara, Fahmi mengaku hasil curian motor milik Kusniati dijual dan uangnya untuk kebutuhan hidup sehari-hari. ”Ya habis begitu saja uangnya,” katanya. (Wahyu/RBG)