Pelatda PON Sepatu Roda: Matangkan Persiapan Atlet

TANGERANG – Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Olahraga Sepatu Roda Seluruh Indonesia (Porserosi) Banten terus mematangkan persiapan tiga atletnya dalam menyambut PON 2020 di Papua. Ketiga atlet, yaitu Hafizh Izzudin Wibisono, Afifah Nurul Syaidah, dan Saskia Rahma menjalani latihan dalam program Pemusatan Latihan Daerah (Pelatda) selama tiga kali dalam sepekan. Latihan persiapan umum untuk meningkatkan kekuatan fisik masih terus digenjot.

“Dalam seminggu selain latihan di sirkuit Tangerang Gemilang di Botanical Park BSD City, mereka juga melakoni latihan dua kali di gym. Ini untuk mulai menata kemampuan fisik atlet agar mampu menjalani program latihan tahap selanjutnya dengan lebih baik,” kata Ketua Pengprov Porserosi Banten Ramang Agus, Selasa (28/1).

Bahkan, sambung Agus, Pelatda yang dilakukan selanjutnya akan berlangsung ke luar negeri. Namun, tidak seluruh atlet. Hanya dua dari tiga atlet yang dipersiapkan untuk ke PON. Yaitu, Hafizh Izzudin Wibisono dan Afifah Nurul Syaidah.

Kedua atlet Banten tersebut, dijelaskan Agus, akan berangkat ke Taiwan atas biaya masing-masing dan bantuan KONI Kabupaten Tangerang sebagai wilayah asal keduanya bergabung dengan klub Raider. Klub yang merupakan penghasil juara dunia sepatu roda.

“Di sini kita siapkan mereka untuk menjalani latihan agar kondisinya siap menjalani TC di Taiwan. Karena untuk Hafiz dan Afifah akan berangkat dengan waktu yang berbeda, karena alasan pendidikan,” ungkap Agus.

Hafiz, diungkap Agus, akan berangkat pada medio Februari ini setelah mengurus perizinan kuliahnya selesai. Sementara Afifah akan terbang ke Taiwan pada Juli 2020 usai dia menjalani ujian nasional.

Sementara Saskia Rahma akan tetap berlatih di Banten bersama pelatih Hengky Hendrayana Surya.

Meski mendapat penanganan berbeda, Agus memastikan ketiga atlet Banten menjalani program latihan yang telah dirancang dan dibuat sebelumnya.

“Intinya, kami ingin semua atlet sepatu roda mendapat program latihan terbaik, ini agar kami bisa memenuhi keinginan kami dan KONI Banten agar sepatu roda bisa kembali menyumbang medali emas PON,” harap Agus. (rbs/nda/ira)