Pembangunan Ekowisata di Serdang Wetan Dilanjutkan

Sekdes Serdang Wetan Oom Patonah (kiri) swafoto dengan Sekretaris BUMDes Serdang Tirta Kencana Syahrul Mugi Rahayu (tengah) dan Kepala Desa Serdang Wetan Hartono (kanan) di tanah bengkok pada Jumat (22/3) lalu. Tanah kas desa ini akan dijadikan ekowisata.

       TANGERANG – Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Serdang Tirta Kencana tengah giat mengembangkan usahanya. Setelah berhasil membudidayakan ikan air tawar dan mengelola tempat pemancingan, badan usaha milik Pemerintah Desa Serdang Wetan, Kecamatan Legok, ini bakal melanjutkan pembangunan ekowisata.

       Kepala Desa Serdang Wetan Hartono (55) mengatakan, rencana BUMDes Serdang Tirta Kencana itu didukung pemerintahannya. Ekowisata masih tahap pembangunan, di tanah bengkok seluas sekira empat hektare di Kampung Blokkelapa, RT 001, RW 002. Saat ini, tanah bengkok berupa rawa itu, sebagiannya sudah digunakan untuk membudidayakan ikan tawar.

”BUMDes Serdang Tirta Kencana ini bergerak di bidang budi daya ikan tawar seperti bawal, gurame, lele, dan lain-lain. Pemancingan juga. Alhamdulillah, sudah berjalan lancar sejak bulan-bulan akhir 2018. Nah, sekarang, kami sedang berupaya menggarap ekowisata,” tegas Hartono kepada Tim Saba Desa Radar Banten di ruang kerjanya pada Jumat (22/3) lalu.

       Ia menuturkan, Pemerintah Desa Serdang Wetan cukup konsen memberdayakan potensi di desanya. Meliputi, pemberdayaan sumber daya manusia (SDM), pemberdayaan sumber daya alam (SDA), dan pemberdayaan ekonomi kerakyatan.

”Nah, rencana pembangunan ekowisata ini merupakan bagian dari tujuan kami untuk memberdayakan ekonomi kerakyatan. Karena, kami ingin, nantinya masyarakat juga berpartisipasi dalam ekowisata ini dengan membuka usaha, baik jualan makanan atapun minuman,” lanjut kepala desa yang gemar badminton tersebut.

       Program pemerintah desa dan BUMDes Serdang Tirta Kencana itu, menurut Hartono, semata-mata untuk mewujudkan masyarakat Desa Serdang Wetan yang damai dan tenteram, maju dan makmur secara ekonomi, serta berkeadilan.

”Saya ucapkan terima kasih banyak yang setulus-tulusnya kepada masyarakat Desa Serdang Wetan yang sudah berkenan memfasilitasi dan men-support kegiatan desa selama ini. Semoga, ke depan, bisa terus berjalan,” harap Kepala Desa Serdang Wetan sejak 2013 ini.

Sekretaris BUMDes Serdang Tirta Kencana Syahrul Mugi Rahayu menambahkan, bahwa pembangunan ekowisata di tanah bengkok baru mencapai sekria 25 persen. BUMDes yang diketuai Muhammad Ro’uf, lanjutnya, akan merampungkannya pada pertengahan tahun ini.

”Ini (pembangunan ekowisata-red) kan baru kita buatkan jalan atau jembatan bambu saja. Dan ini belum tuntas. Rencananya juga akan dibuatkan saung-saung. Lalu, di ujung sana (menunjuk arah rawa-red) ada danau. Nah, kita inginnya buat wahana bebek-bebekan juga,” terang Syahrul.

       Ia berharap, pembangunan ekowisata di Desa Serdang Wetan ini berjalan lancar. Serta, didukung oleh seluruh elemen masyarakat Desa Serdang Wetan.

       ”Ya mudah-mudahan, cita-cita kita ingin punya ekowisata segera terwujud. Agar bisa menambah perkembangan ekonomi masyarakat dan juga bisa menghasilkan pendapatan asli desa,” tutup Syahrul. (pem/rb/sub)