Pembangunan Gedung BI Banten Diresmikan

BI Banten
Dari kanan : Kapolda Banten Brigjen Pol Boy Rafli Amar bersama dengan Sekda Banten Ranta Soeharta, Deputi Gubernur BI Hendar, Ketua DPRD Banten Asep Rahmatullah, Sekda Kabupaten Serang Lalu A Rais, serta Kepala KPw BI Banten Budi Harto Setiyawan (paling kiri), secara simbolis meresmikan pembangunan Groundbreaking Kantor BI Banten, di Palima, Kota Serang, Jumat (15/1/2016). (Foto: Yan Cikal)

SERANG – Deputi Gubernur Bank Indonesia Hendar meresmikan pelaksanaan pembangunan gedung Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Banten, Palima, Kota Serang, Jumat (15/1/2016). Acara ini juga dihadiri Sekda Provinsi Banten Ranta Soeharta, kepala perbankan, dan puluhan tamu undangan.

Gedung Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Banten ini dibangun di atas lahan 1,5 hektare dengan luas bangunan 6.693 meter persegi. Rencananya gedung ini akan memiliki dua gedung yakni satu gedung utama dengan empat lantai dan satu gedung penunjang. Gedung utama empat lantai ini akan dipergunakan untuk ruang kerja dan ruang layanan publik. Sementara gedung penunjang akan diperuntukkan untuk kantin, koperasi, dan poliklinik.

Direktur Executive Logistik dan Pengamanan BI Heru Pranoto mengatakan, Gedung KPw BI Provinsi Banten ini dirancang dengan konsep secure, smart dan harmonize. Secure diwujudkan dengan memperhatikan faktor keamanan dari sisi struktur bangunan, pengaturan sirkulasi yang didukung dengan sistem dan peralatan keamanan yang terintegrasi. Smart diwujudkan dengan penggunaan building automation system untuk mengatur operasional peralatan mekanikal elektrikal dengan pengaturan jadwal penggunaan peralatan dan beban daya listrik. Ini untuk mendukung efisiensi energi. “Harmonize diwujudkan dengan menjaga kelestarian lingkungan melalui penerapan prinsip-prinsip green building berupa pemanfaatan cahaya alami, pengolahan lahan yang memaksimalkan area terbuka hijau dan pengolahan air bekas pakai yang dimanfaatkan kembali serta pemilihan material dan peralatan yang hemat energi. “Selain itu, BI juga akan memasukkan nilai-nilai kearifan lokal sebagai budaya khas Banten. Gedung ini akan menjadi prototype untuk pembangunan gedung lainnya,” katanya.

Seperti diketahui, selama tujuh tahun terakhir, KPw BI Banten menempati gedung sewa dan sempat berpindah lokasi. Rencananya pembangunan gedung ini diperkirakan selesai pada Maret 2017 mendatang atau sekitar 16 bulan. “Untuk itu, kepada Wika dan konsultan agar bisa menyelesaikan tepat waktu dan kualitas tetap terbaik,” katanya.

Deputi Gubernur BI Hendar mengatakan, setelah tujuh tahun, akhir proses pelaksanaan pembangunan gedung BI Banten mulai dilakukan. BI Banten juga membangun rumah untuk pegawai dan pimpinan. “Ini kebutuhan yang mendesak dan segera dibangun gedung yang representatif dan lokasinya tidak jauh dari kantor Gubernur Banten,” katanya.

Kata dia, dengan berdirinya gedung ini, bukan hanya menambah infrastruktur, tapi juga SDM dan fungsi BI di Banten. Fungsinya menjadi lengkap, bukan hanya kebijakan moneter, tapi juga menjaga stabilitas keuangan, sistem pembayaran, dan pengedaran uang rupiah. “Dengan begini, fungsi BI Banten akan menjadi lengkap,” katanya.

Ia berharap, selesai pembangunan gedung ini, sinergi dengan pemerintah dan stakeholder bisa menjadi lebih baik.

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Banten Budiharto Setyawan mengatakan, selama ini beberapa pelayanan Bank Indonesia Provinsi Banten dilakukan perbankan lainnya. Misalnya kliring BNI dan kantor kas titipan di Bank bjb. “BI Banten akan bisa lebih melayani perbankan, pemerintah, dan masyarakaat umum,” katanya. (RB/skn/ags)