Pembangunan Masjid Pemkot Serang Diselesaikan Tahun Ini

0
575
Kondisi Masjid Al Madani pada Jumat (7/4). Foto: Rostinah

SERANG – Walaupun dibangun sejak 2011, Masjid Al Madani yang berada di kawasan Puspemkot Serang akan diselesaikan tahun ini. Pemkot Serang menggelontorkan hibah Rp400 juta dari APBD Kota Serang untuk menyelesaikan pembangunan masjid yang mangkrak bertahun-tahun itu.

Asda II Pemkot Serang Mochamad Poppy Nopriadi mengatakan, masjid yang berada di depan kantor Walikota Serang itu diputuskan akan dirampungkan tahun ini. “Dengan anggaran yang ada, kami akan rampungkan pembangunan masjid itu,” ujar Poppy, Jumat (7/4).

Ia mengatakan, selama ini sejumlah lembaga keagamaan dan tempat peribadatan dibantu Pemkot. Tak ada salahnya apabila masjid yang berada di ‘pelupuk mata’ diselesaikan pembangunannya. Untuk itu, Poppy berharap dengan anggaran yang ada, pembangunan masjid dapat selesai sampai landscape-nya.

Diketahui, masjid itu mulai dibangun pada 2011 lalu. Sebagai dana awal, Pemprov Banten pernah menggelontorkan Rp1 miliar. Namun, anggaran itu kurang sehingga para pegawai Pemkot pernah menggalang dana dua kali. Pembangunan masjid itu pun sempat mangkrak sekira satu tahun lebih karena tidak ada anggaran. Pembangunan baru dimulai kembali pada 2016 saat masjid itu diberikan dana hibah oleh Pemkot.

Ketua Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Al Madani Hamsin mengaku, sebenarnya kebutuhan untuk menyelesaikan pembangunan masjid itu mencapai Rp1 miliar guna hasil yang maksimal. Namun, dengan keterbatasan anggaran Pemkot maka digelontorkan sekira Rp400 juta. “Awalnya Rp375 juta. Alhamdulillah ada penambahan,” tuturnya.

Ia mengaku, memang masih banyak yang perlu dibangun. Mulai dari lantai yang belum dikeramik, tiang-tiang yang belum di-finishing, landscape, pemagaran, tempat wudhu, hingga mihrab masjid. Namun, dengan anggaran hibah tahun ini, DKM akan menyelesaikan pembangunan dengan dana seadanya.

“Mudah-mudahan cukup. Kami akan maksimalkan anggaran yang ada,” ujar Hamsin. Namun, kemungkinan landscape tidak dapat dilakukan karena anggaran tidak mencukupi. Hanya saja, pemagaran akan tetap dilakukan tahun ini. (Rostinah/Radar Banten)