Pembentukan Fraksi di DPRD Kabupaten Serang Tanpa Demokrat

0
570 views
Ketua DPRD Sementara Kabupaten Serang Bahrul Ulum menyalami anggota DPRD usai penetapan fraksi DPRD Kabupaten di ruang paripurna DPRD Kabupaten Serang, Rabu (18/9). Foto: Rozak/Radar Banten

SERANG – DPRD Kabupaten Serang menetapkan fraksi-fraksi, Rabu (18/9), di ruang paripurna DPRD yang dihadiri internal anggota DPRD. Kecuali Fraksi Demokrat yang belum ditetapkan karena belum ada surat keputusan (SK) pembentukan fraksi dari DPP Demokrat.

Sebanyak sembilan fraksi DPRD yang ditetapkan, yakni Fraksi Golkar di dalamnya termasuk Partai NasDem dan Partai Hanura, Fraksi Gerindra, Fraksi PKS, Fraksi Demokrat, Fraksi PKB, Fraksi PAN, Fraksi Berkarya, Fraksi PDIP, dan Fraksi PPP-PBB. Sementara Fraksi Demokrat diumumkan tanpa susunan struktur fraksi.

Pada paripurna juga diumumkan empat pimpinan DPRD sementara. Selain Bahrul Ulum sebagai ketua DPRD sementara dari Fraksi Golkar dan Imam Gozali sebagai wakil ketua DPRD dari Fraksi Gerindra, dua pimpinan lainnya, yaitu Mansur Barmawi sebagai wakil ketua DPRD sementara dari Fraksi PKS dan Tati Sumiyati sebagai wakil ketua DPRD sementara dari Fraksi Demokrat.

Ketua DPRD Sementara Kabupaten Serang Bahrul Ulum mengatakan, belum diumumkannya susunan Fraksi Demokrat karena hingga kemarin belum ada informasi susunan fraksi dari DPP Demokrat. “Makanya, kita umumkan saja dulu nama fraksinya. Nanti di paripurna terdekat tinggal kita umumkan saja kalau sudah masuk (SK-red) dari DPP Demokrat,” ujarnya.

Informasi yang diterima Ulum, Partai Demokrat dalam waktu dekat akan menyerahkan rekomendasi susunan fraksi di DPRD Kabupaten Serang. Lantaran itu, Ulum memastikan, tidak akan ada hambatan pada proses penetapan pimpinan Dewan dan pembentukan alat kelengkapan DPRD (AKD). “Hari ini (kemarin-red) katanya akan diselesaikan dari Demokrat,” katanya.

Untuk penetapan pimpinan DPRD definitif, pihaknya masih menunggu penetapan dari gubernur Banten. Setelah pimpinan definitif ditetapkan, tahapan selanjutnya pembentukan AKD. “Insya Allah tidak lama (penetapan pimpinan DPRD definitif-red). Sebelum AKD terbentuk, kita belum bisa melaksanakan fungsi kita sebagai Dewan,” terangnya.

Sementara itu, anggota DPRD Fraksi Demokrat Tony Nasroni yang diminta tanggapan soal lambannya penyusunan fraksi berkelit bahwa Partai Demokrat memiliki mekanisme berbeda dari partai lain. Penetapan Fraksi Demokrat harus mendapatkan SK dari DPP. “Waktu dari pelantikan kan maksimal satu bulan untuk pembentukan fraksi dan AKD, jadi mohon sabarlah,” kelitnya.

Kata Tony, ditetapkannya Tati Sumiyati sebagai wakil ketua DPRD sementara karena sudah tiga periode menjadi anggota DPRD, selain memiliki gelar kesarjanaan sesuai kriteria DPP. Toni memastikan, lambannya pembentukan Fraksi Demokrat tidak akan menghambat pembentukan AKD. “Insya Allah sore ini (kemarin-red) sudah ada susunan fraksinya,” tukasnya. (jek/zai/ira)