Pembentukan Karateker Ditolak DPD KNPI Lebak

0
794 views

LEBAK – Pengurus DPD KNPI Lebak menolak pembentukan karateker oleh DPD KNPI Provinsi Banten. Karena itu, DPD KNPI Lebak bersama pengurus kecamatan dan organisasi kepemudaan (OKP) tidak akan mengikuti dan mengakui kegiatan Musyawarah Daerah (Musda) yang dilaksanakan karateker DPD KNPI Lebak.

Ketua DPD KNPI Lebak Samsu Rizal menyatakan, pembentukan karateker bukan solusi dinilai tidak tepat sasaran. Walaupun, Rizal mengakui masa kepengurusan KNPI Lebak telah berakhir pada April 2020. Tapi sebelumnya telah dibentuk kepanitiaan Musda dan karena pandemi corona maka kegiatan belum bisa dilaksanakan.

“Setelah konsultasi dengan Bupati dan Wakil Bupati Lebak, Musda dilaksanakan tahun depan akibat terjadi force majeure Covid-19. Ditambah lagi, selama pandemi Covid-19 dilarang melaksanakan kegiatan yang menimbulkan kerumunan atau keramaian,” kata Samsu Rizal saat konferensi pers menyikapi Surat Keputusan (SK) Pembentukan Karateker DPD KNPI Kabupaten Lebak Nomor: KEP.029/DPDKNPI/VI/2020 di Rangkasbitung, Jumat (3/7).

Menurutnya, penyelenggaraan Musda bukan hanya persoalan konstitusi tapi bentuk pelaksanaan moral dan etika organisasi. Pengurus harus mempertanggungjawabkan penyelenggaraan roda organisasi selama menjabat. Tidak hanya itu, para pemuda di Lebak sesuai arahan Bupati dan Wakil Bupati Lebak komitmen untuk menyatukan KNPI.

“Karena itu, kami meminta Musda kepada KNPI Banten mencabut SK karateker dan menyerahkan pelaksanaan Musda kepada DPD KNPI. Apalagi, kami telah menbentuk kepanitiaan,” tegasnya.

Jika KNPI Banten tetap pada keputusannya maka DPD KNPI Lebak akan melawan. Rizal akan menolak pelaksanaan dan apapun hasil Musda KNPI Lebak yang dilaksanakan karateker.

“Kami enggak akan mengakui produk Musda yang dilaksanakan karateker,” ujarnya.

Terpisah, Sekretaris KNPI Banten Ishak Newton tidak mempersoalkan protes yang dilayangkan KNPI Kabupaten Lebak. Menurutnya, dalam negara demokrasi siapapun boleh berbeda pendapat dan keputusan yanh diambil KNPI Banten diklaim sudah sesuai prosedur.

“Semakin banyak yang nolak maka akan semakin seru. Lanjut, karena ini (pembentukan karateker) sudah sesuai mekanisme,” tukasnya.(Mastur)