SERANG- Pembukaan Musabaqoh Tilawatil Quran (MTQ) VIII tingkat Kota Serang yang digelar di Masjid Al-Firdaus, Kecamatan Curug, Kota Serang, Rabu (14/2) malam sepi pengunjung. Bahkan sebagian besar peserta dari masing-masing kafilah dan warga yang hadir saat acara pembukaan sudah bubar sebelum Walikota Serang Tubagus Haerul Jaman membacakan sambutan sekaligus membuka secara resmi kegiatan MTQ ini.

Pukul 20:00 WIB, kafilah dan masyarakat masih ramai menunggu tibanya pembukaan MTQ. Kursi-kursi pun penuh sebelum dimulainya pembukaan gelaran kegiatan siar islam ini.

Namun, sekira pukul 21:50 WIB, peserta dan masyarakat Kota Serang, satu per satu meninggalkan kursi yang mereka duduki. Kursi-kursi tersebut pun lengang.

Pukul 22:31 WIB, Walikota belum menyampaikan sambutan. Sayangnya, hampir seluruh para peserta yang duduk di kursi yang disediakan panitia MTQ ini, menyingkir untuk memilih meninggalkan acara. Yang terlihat hanya para Aparatur Sipil Negara (ASN) dari berbagai instansi di Kota Serang senantiasa duduk menikmati pembukaan MTQ hingga selesai.

Peserta yang belum pulang, beberapa ada yang tampak tertidur. Ada yang mengobrol dengan sesama rekannya. Ada yang menguap karena tak kuasa menahan kantuk saat mendengarkan sambutan.

Walikota Serang Tubagus Haerul Jaman mengaku sangat kecewa karena banyak peserta yang memilih pulang sebelum acara selesai. Ia menyadari betul saat awal acara, peserta masih terlihat banyak. Saat pertengahan, sambung Jaman, mulai berkurang.

“Apakah kurang sosialisasi atau kurang tertarik juga dengan kegiatan MTQ. Harusnya awal kan penuh. Terakhir saya naik (panggung-red) kaget saya juga. Ini harus punya kesadaran dari warga kita tentang MTQ ini,” kata dia usai kegiatan pembukaan.

Ia melihat, kegiatan MTQ ini belum bisa mempengaruhi masyarakat Kota Serang. “Mungkin kalau menonton hiburan dangdut penuh. Saya sedikit kecewa. Kita harus bangun untuk mereka mempunyai kesadaran pentingnya terhadap Alquran,” katanya.

Ia bahkan telah mengajak seluruh komponen ulama, umaro dan masyarakat memberikan sosialisasi terkait kegiatan ini. Sayangnya, pada saat pembukaan, acara MTQ terlhat sepi.

“Harusnya ini semua komponen ada. Kafilah ada, peserta ada dan masyarakat juga ada. Karena diperuntukan semual lapisan agar masyarakat tahu agar bisa melihat seprti ini (MTQ-red) agar mereka meniru,” pungkasnya.

Saat memberikan sambutan, Walikota mengatakan MTQ VIII sangat strategis menumbuhkan dan mengembangkan ajaran Alquran. Dalam rangka meningkatkan kualitas iman dan takwa, senantiasa berjalan di atas jalan yang benar.

“Tema tahun ini momentum aktualisasi ajaran Alquran dalam kehidupan bermasyarakat berbangsa dan bernegara dibingkai dalam Kota Serang Madani,” sebutnya.

Tema tersebut menjelaskan setiap negara dan daerah lahir karena didasari oleh cita-cita dan tujuan yang ingin diraih. Cita-cita yang ingin diraih itu diwujudkan dalam bingkai kenegaraan sebagai pijakan arah menuju perjuangan. “Tanpa cita-cita arah tujuan, maka kita akan kehilangan arah dalam merealisasikannya,” tuturnya.

Kemudian, aktualisasi ajaran nilai Alquran dalam kehidupan bermasyarakat berbangsa dan bernegara menjadi solisi aplikatif, yang dapat mengatasi berbagai permasalahan bangsa.

Menurut Jaman, Kota serang sangat optimistis dapat meraih juara umum pada MTQ Banten tahun ini. Akan tetapi hasil dari MTQ Kota Serang ini dapat menggali kader-kader yang kuat. Untuk potensi kafilah yang ada di Kota Serang, Pemkot memercayakan kepada dewan hakim dalam penilaiannya secara objektif sehingga hasilnya akan optimal.

“Generasi yang kita andalkan ini bisa terwujud memberikan Kota Serang terbaik. Sehingga menjadi generasi unggulan yang mempunyai wawasan teknologi serta ilmu agama yang kuat,” paparnya.

Pembukaan MTQ VIII tingkat Kota Serang ini dihadiri oleh Wakil Walikota Serang Sulhi, Kapolres Serang Kota AKBP Komarudin, seluruh pejabat daerah di Kota Serang, peserta kafilah dan masyarakat.

Penyerahan piala bergilir dari pemenang juara tahun lalu dari Kecamatan Cipocok Jaya kepada Walikota Serang. Piala ini akan diberikan kepada pemenang juara umum MTQ tingkat Kota Serang 2018. Usai penyerahan, Pemkot membuka acara MTQ dengan memukul bedug di atas panggung.

Dirangkai acara hiburan yang menghadirkan artis ibukota Vety Vera. Turut hadir Ketua PKK Kota Serang Vera Nurlaela Jaman.

Asda II sekaligus Ketua MTQ VIII tingkat Kota Serang Poppy Nopriadi mengatakan, kegiatan MTQ ini sudah berlangsung dengan kegiatan orientasi dewan hakim dan pawai ta’aruf yang diikuti kurang lebih 12.000 peserta pawai.

“MTQ kali ini diikuti 432 peserta di enam kecamatan. Diitambah official dan pendamping. MTQ akan berlangsung di sebelas tempat dan sepuluh cabang lomba,” kata dia saat menyampaikan laporan.

Menurutnya, MTQ ini bukan sekadar agenda rutin semata, tetapi betul-betul menjadi katalisator generasi muda yang Qurani. (Anton Sutompul/antonsutompul1504@gmail.com).

BAGIKAN