Kepala Desa Situgadung H A Ahmanudin saat memimpin rapat.

TANGERANG – Pemerintah Desa (Pemdes) Situgadung di Kabupaten Tangerang berkomitmen meningkatkan pembangunan infrastruktur dan pemberdayaan masyarakatnya. Pemdes Situgadung tak ingin program pembangunannya melenceng dari hasil musyawarah rencana pembangunan (Musrenbang) tingkat desa 2019.

Sesuai hasil Musrenbangdes di kantor desa, Kepala Desa Situgadung HA Ahmanudin mengatakan, pembangunan infrastruktur di desa dengan luas 763 hektare ini akan dilaksanakan merata di delapan rukun warga (RW) dengan 42 rukun tetangga (RT). ”Infrastruktur dan pemberdayaan masyarakat jadi program prioritas di tahun anggaran 2019. Alhamdulillah, pembangunan saat ini sudah mencapai 70 persen percepatan pembangunan infrastruktur dan sudah dirasakan masyarakat. Mulai dari jalan pavingblock, hotmiks, dan beton. Tetapi yang jelas, pembangunan infratrsuktur akan merata di Desa Situgadung ini,” tegas Ahmanudin.

Musrenbangdes juga menghasilkan program pemberdayaan masyarakat. Salah satunya, pelatihan menjahit. ”Sebelumnya sudah ada program pelatihan menjahit, namun tidak berjalan dan akan dihidupkan lagi. Selain itu, pemberdayaan masyarakat lainnya seperti peternakan dan pertanian dengan memanfaatkan lahan yang dimiliki warga. Misalnya, gerakan menanam cabai di pot dan ditempatkan di tiap teras rumah warga,” jelas Ahmanudin.

Ahmanudin berharap, perekonomian penduduk Desa Situgadung berkembang dan membaik. Desa ini memiliki penduduk 7.500 jiwa. Terdiri dari, 3.878 laki-laki dan 3.622 perempuan. ”Kami terus berupaya dengan program-program pemberdayaan desa, dengan mengelola dana desa yang baik dan hati-hati sesuai penggunanannya. Dan terutama, kami terus bekerja sama dengan para stakeholder baik di desa, kecamatan, dan pemerintah daerah dalam memajukan desa,” tuturnya.

Dengan komitmen Pemdes Situgadung melaksanakan hasil Musrenbangdes, Sekretaris Kecamatan Pagedangan Yudi Zain berharap, pembangunan dan perekonomian masyarakat Situgadung meningkat.

”Desa adalah ujung tombak pembangunan daerah. Dengan adanya bantuan dana desa dari pemerintah, harus dimanfaatkan untuk pengembangan desa, mulai dari pembangunan monumental secara fisik, infrastruktur, dan peningkatan wawasan ilmu pengetahuan masyarakatnya. Intinya, dana desa harus dimanfaatkan dengan baik, tidak boleh disalahgunakan,”. (pem/rb/sub)