Pemdes Tegal Kunir Berikan Peternak Bantuan 400 Bebek Petelur

TANGERANG – Pemerintah Desa Tegal Kunir Kidul, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang memberikan bantuan modal kepada kelompok peternak bebek dan pembudidaya ikan lele. Bantuan tersebut merupakan program pemberdayaan masyarakat yang dikhususkan untuk para peternak dan pembudidaya ikan lele di desa.

Kepala Desa Tegal Kunir Kidul Wawan Surayu mengatakan, tahun ini pihaknya memberikan bantuan 400 bebek petelur kepada peternak. “Jumlah itu kami salurkan kepada empat kelompok peternak, sedangkan untuk kelompok pembudidaya ikan lele kami berikan bantuan permodalan,” katanya saat ditemui di kantornya, Senin (25/11).

Wawan menerangkan, permodalan diberikan kepada pembudidaya lele untuk membantu mengembangkan budidaya yang sedang dijalankan. Bantuan tersebut memanfaatkan anggaran pendapatan dan belanja desa (APBDes). Salah satunya budidaya lelenya berada di Kampung Kavling Armaya, Desa Tegal Kunir Kidul.

“Semoga modal usaha yang diberikan dapat dimanfaatkan untuk menambah kolam, perlengkapan penunjang budidaya ataupun pemeliharaan lele. Berharap jumlah panen lele dapat meningkat, dan pemilik usaha budidaya lele dapat menambah jumlah pekerja,” ungkapnya.

Salah seorang pembudidaya ikan lele Tedi Irawan berterimakasih atas bantuan permodalan dari Pemerintah Desa Tegal Kunir Kidul sehingga dapat membantu mengembangkan hasil produksi lele yang dikelola. “Alhamdulillah, tentu kami sangat berterimakasih. Ini sebagai bentuk kepedulian pihak desa membantu mendukung usaha yang dijalankan masyarakatnya,” katanya.

Tedi memaparkan, saat ini pihaknya memiliki delapan kolam untuk tempat perkawinan lele dan 12 kolam pembesaran. Masing-masing kolam perkawinan berukuran panjang enam meter dengan lebar empat meter.

Dari 12 kolam, pihaknya dapat panen lele antara 4,5 kwintal sampai 6 kwintal per kolam. Untuk lele usia tiga bulan dijual ke pengepul dengan harga Rp17 ribu sampai Rp18 ribu per kilo.

Diketahui, Desa Tegal Kunir Kidul memiliki wilayah seluas 395 hektar dengan luas lahan persawahan sekira 320 hektare. Sementara untuk jumlah penduduknya mencapai 10.585 jiwa yang tersebar di lima kejaroan. Terdiri dari lima rukun warga (RW) dan 21 rukun tetangga (RT). (pem/rb/adm)